H-1 TPS Harus Sudah Berdiri, Ramah Pemilih Difabel

 
MALANG- Pemilu 2019 tinggal menghitung hari. Karenanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang meminta anggota KPPS segera menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS). H-1 seluruh TPS harus sudah berdiri. "Saya sudah menginformasikan ke seluruh petugas PPK dan PPS untuk menyampaikan ke anggota KPPS, supaya H-1 TPS sudah berdiri," ungkap Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko kepada Malang Post, kemarin.
Selain H-1 harus sudah berdiri, menurut Santoko, ukuran TPS minimal harus 8 x 10 meter. Termasuk harus bisa diakses oleh beberapa kalangan pemilih. Salah satunya adalah ramah pemilih difabelitas yang menggunakan kursi roda. Lorong atau luas menuju akses bilik suara, harus bisa disesuaikan. Termasuk meja untuk mencoblos harus bisa dijangkau oleh pemilih difabelitas. Demikian juga lokasi TPS, juga harus mudah dijangkau oleh pemilih.
"Jangan sampai membuat TPS pada lokasi yang rawan bencana. TPS harus ditempatkan pada lokasi yang datar," ujarnya.
Dikatakan, pembuatan TPS ini, setiap KPPS diberikan anggaran sebesar Rp 1,3 juta. Anggaran tersebut harus dimaksimalkan sebaik mungkin, untuk keperluan di TPS. Baik untuk menyewa tenda, meja kursi ataupun konsumsi. "Namun untuk pembuatan TPS ini, bisa menggunakan fasilitas pemerintah ataupun lembaga pendidikan, atau properti badan usaha. Asalkan mendapatkan izin dari pemilik properti. Dengan begitu, penggunaan anggaran bisa diminimalisir untuk difungsikan kebutuhan lainnya," terangnya.
Jika pada pelaksanaan nanti kebutuhan melebihi anggaran yang sudah ditentukan, Santoko menegaskan, bahwa dirinya sudah menyampaikan ke PPK dan PPS, untuk memberikan pengarahan kepada KPPS supaya menggunakan anggaran secukupnya.
Sementara itu, sebagai bentuk apresiasi KPU Kabupaten Malang kepada anggota KPPS yang bertugas pada saat hari H, diadakan lomba kreativitas TPS dan selfie dengan background TPS. Foto selfie dikirim ke sekretariat KPU, yang nantinya akan dinilai oleh tim juri. "Lomba foto selfie anggota KPPS ini akan ada hadiah yang menarik. Lomba ini untuk memberikan semangat dan keceriaan kepada petugas KPPS dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019," pungkasnya. (agp/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :