Jalan Bumirejo Dampit Rusak Parah


MALANG – Kondisi jalan rusak di Kabupaten Malang terus bertambah. Terbaru jalan rusak terjadi di Desa Bumirejo Kecamatan Dampit. Masyarakat yang mengeluhkan kerusakan jalan desa menggunggah kondisi jalan rusak ke salah satu grup Facebook, kemarin. Sehingga memancing warganet mengomentari kondisi jalan rusak yang memprihatinkan tersebut.
Pemilik akun Facebook bernama Abdul Mujib yang kali pertama mengunggah tiga buah foto kondisi jalan rusak di Desa Bumirejo tersebut. Unggahan foto itu diiringi dengan status “Inilah jalan desaku Bumirejo, Dampit, belum tersentuh perbaikan. Bagaimana dengan desa lainnya,” tulis akun Facebook bernama Abdul Mujib.
Unggahan foto itu menyebabkan banyak warganet berkomentar. Setidaknya terdapat 116 komentar semenjak foto ini diunggah kemarin. Berbagai komentar disampaikan oleh warganet. “Laporkan ke PU atau pemerintah daerah mas. Setidaknya dilaporkan ke RT, RW atau kelurahan supaya segera diperbaiki,” tulis pemilik akun Iwan Budi Laksono.
“Perlu ditanami pohon pisang supaya lebih bagus dan mendapat perhatian dari pemerintah,” tulis akun bernama Andara Putry. Seperti terlihat dalam foto, kondisi jalan rusak tersebut terdapat beberapa lubang dengan diameter cukup besar. Lubang itu berisikan air hujan dan berbahaya serta rawan terjadi kecelakaan bila dilintasi kendaraan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, Ir Romdhono berjanji akan melakukan pengecekan ke lapangan. Menurutnya, tanggungjawab perawatan jalan yang ada pada dinasnya sangat panjang. Setidaknya panjang jalan Kabupaten Malang tiga kali panjang dari Anyer-Panarukan sepanjang 16 ribu kilometer.
Panjangnya jalan ini, kata dia, membuat dana perawatan jalan sangat terbatas. “Untuk melakukan perawatan serta perbaikan jalan harus dilakukan bertahap. Tidak bisa dilakukan secara keseluruhan saat ini juga,” ujar Romdhoni. Selanjutnya dia mengimbau kepada pihak pemerintah desa juga turut berpartisipasi terkait perawatan dan perbaikan jalan.
Lantaran dia menyebut, desa juga memiliki anggaran melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang sangat besar. “Apabila desa juga menganggarkan perawatan serta perbaikan jalan desa, itu sangat membantu pemerintah daerah. Artinya, pemerintah desa juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan,” pungkasnya. (big/lim) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :