Jalan Raya Kebonagung Memusingkan Pengendara

Jalan berlubang di Jalan Raya Kebonagung, Pakisaji masih terus dikeluhkan pengguna jalan karena membahayakan dan cenderung membuat macet karena kendaraan jalan perlahan. 
PAKISAJI - Kondisi jalan raya Kebonagung, Pakisaji, kembali dikeluhkan masyarakat, terutama pengguna jalan. Pasalnya selain rusak, sepanjang jalan ini selalu banjir saat hujan deras. Akibatnya, arus lalu lintas pun terhambat.
“Dari dulu sampai sekarang kondisi jalan tersebut, masih saja tetap. Apalagi saat hujan deras pasti banjir,” ungkap Abidin, salah satu warga sekitar.  Menurutnya, banjir yang terjadi saat hujan deras ini karena drainase yang tidak berfungsi maksimal. 
Sehingga air dari selokan meluber ke jalan raya. Tinggi banjir hingga setinggi 30 sentimeter.  “Setiap kali hujan, jalan raya banjir. Arus lalu lintas macet karena kendaraan yang melintas harus berjalan lambat,” sambungnya.
Pantauan Malang Post, kondisi jalan raya Kebonagung, memang rusak parah. Terutama di sebelah utara PG Kebonagung, yang menjadi perbatasan dengan pintu masuk Kota Malang. Banyak jalan yang rusak berlubang namun, tidak ada perbaikan. 
Seperti yang terjadi kemarin, ketika hujan deras mengguyur wilayah ini, kondisi jalan raya banjir. Kendaraan pun harus berjalan melambat. Imbasnya, terjadi kemacetan panjang hingga sejauh dua kilometer. Terutama kendaraan yang melaju dari Selatan ke Utara. 
“Dari Pakisaji masuk ke Kota Malang, biasanya kalau normal hanya 15 menit. Namun ini hampir satu jam belum sampai, karena macet panjang akibat banjir,” keluh Saiful Arif, warga Pakisaji, yang merupakan pengguna jalan. 
Dikonfirmasi hal ini, Camat Pakisaji, Indra Gunawan  mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Bahkan tahun ini, sudah mulai dilakukan perbaikan. Namun yang diutamakan terlebih dahulu pembangunan irigasi pertanian.
“Sudah mulai ada perbaikan. Drainase jalan raya menyusul pada tahun ini," ungkap Indra, panggilannya.  Lebih lanjut, Indra mengatakan selain drainase, pihaknya juga sudah berkoordinasi terkait pembangunan jalan raya yang merupakan jalur nasional. 
Diakui bahwa sejak sekitar 15 tahun lebih, kondisi jalan raya sepanjang Pakisaji sampai Kepanjen, memang rusak parah.  “Kalau perbaikan jalan raya, perbaikan kemungkinan akan dilakukan pada pertengahan tahun ini,” pungkasnya. (agp/mar)  

Berita Terkait

Berita Lainnya :