Kepanjen Tolak Ukur Tata Ruang


 
MALANG - Warga Kota Kepanjen patut berbangga diri, karena wilayah mereka menjadi tolak ukur pengendalian tata ruang di Provinsi Jawa Timur. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM.
“Saat sosialisasi di Hotel Elmi Surabaya, saya sampaikan materi tentang Kota Kepanjen sebagai tolak ukur perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian tata ruang di Provinsi Jawa Timur,” ujar Wahyu, sapaannya. 
Dia menjelaskan, Kota Kepanjen sebagai Ibukota Kabupaten Malang telah berhasil melakukan penataan wilayah agar tidak semrawut. Yakni melalui penerapan Norma Standart Prosedur dan Kriteria (NSPK) dalam perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian tata ruang. 
Selain itu, dia menyebut, Kota Kepanjen juga memiliki Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK). Menurutnya, penataan pembangunan di Kota Kepanjen, disesuaikan dengan jenisnya masing-masing.
Dia menyebut seperti pembangunan pabrik dilakukan di kawasan zona industri. Begitupula dengan area perkantoran, maka juga dibangun di area khusus perkantoran.
“Sehingga, keberadaan Kota Kepanjen tidak semrawut, karena pembangunannya dapat dikendalikan,” imbuhnya. 
Lebih lanjut dia mengatakan, itulah yang menjadi acuan daerah lainnya di Jawa Timur untuk melakukan pembangunan. “Hal itu juga saya sampaikan saat sosialisasi NSPK di hadapan seluruh Bappeda, Cipta Karya dan Kantor Pertanahan se-Jawa Timur,” kata pria ramah ini. (big/mar)  

Berita Terkait

Berita Lainnya :