Komitmen Program Bebas ODF, AKOPSI Gelar AHL


MALANG - Aliansi Kota Kabupaten Peduli Sanitasi (AKKOPSI) kembali menggelar kegiatan Advocacy Horizontal Learning (AHL). Acara tersebut digelar di The Rinra Hotel Makasar, dan dihadiri para kepala daerah anggota AKKOPSI. Tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Malang, juga hadir dalam kegiatan itu.
"Tema AHL hari ini adalah menuju ODF Provinsi dan Pengelolaan Air Limbah Domestik yang Aman serta Penerapan Sanitasi skala Kabupaten/Kota yang inklusif," kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Dr Ir Wahyu Hidayat yang hadir mewakili Wakil Bupati Malang, H M Sanusi.
Kegiatan itu dikatakan Wahyu bekerjasama dengan World Bank dan UNICEF. "Tujuan dari kegiatan ini adalah membuat momentum dan memperkuat komitmen politis untuk mencapai target nasional dan daerah terkait target pembangunan berkelanjutan yang terdiri dari pengurangan Buang Air Besar Sembarangan (BABS), dan pengolaan air limbah domistik yang aman," tambahnya.
Selain itu, lanjut Wahyu, kegiatan itu juga bertujuan mendiseminasi pengaman baik sebagai pembelajaran dan memperkuat pencapaian 100 persen stop BABS - ODF dan pengolaan sanitasi yang aman. "Materi AHL diberikan para nara sumber yang berkompeten. Diantaranya, dari Bapenas, Kementrian Kesehatan, Kementrian PUPR juga dari perwakilan UNICEF dan World Bank," ungkapnya.
Sedangkan dari daerah materi diberikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur DI Yogyakarta, Bupati Pringsewu, Wali Kota Makassar, Wali Kota Solo, dan Bupati Sumbawa Barat. "Mereka para nara sumber dari daerah adalah yang sudah berhasil dalam program stop BABS atau stop ODF, dan sudah berhasil mengembangkan pengolaan sanitasi dengan aman. Paparan dari narasumber inilah yang akan kami adopsi di daerah-daerah," tambah Wahyu.
Dia tak memungkiri, di Kabupaten Malang belum bebas ODF. Sehingga dengan hadir pada AHL dia berharap dapat mengadopsi programnya, sehingga Kabupaten Malang bisa betul-betul bebas ODF. "Kegiatan ini digelar dua hari, hingga besok (Rabu, 13 Febuari). Kami berharap hasil dari kegiatan ini, betul-betul dapat diterapkan di Kabupaten Malang," tandasnya. (ira/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :