Linmas Pemilu, Masih Kurang 4.818 Orang

MALANG - Dua bulan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu), Pemkab Malang masih kekurangan tenaga Linmas. Dari 16.818 Linmas yang dibutuhkan untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pemkab baru menyiapkan 12.000 personil. 
Atau masih kurang 4.818 orang. Mengingat masing-masing TPS wajib dijaga dua anggota Linmas. Seperti diketahui KPU sudah melakukan pendataan terkait pelaksanaan Pemilu 2019. Di Kabupaten Malang tercatat jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 1.996.857. 
Total jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8.409.  Kendati masih kurang banyak, namun itu tak menjadi soal. Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Nazarudin HT Selian, telah melakukan koordinasi di desa-desa untuk perekrutan anggota Linmas.
“Setelah kami melakukan audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), kami langsung membuat surat ke desa-desa untuk merekrut tenaga baru Linmas, untuk ikut dalam pengamanan Pemilu nanti," katanya.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang ini menyebutkan, sejatinya pihaknya sudah menyiapkan anggota Linmas sesuai dengan kebutuhan yang diminta. 
“Kalau satu TPS satu linmas, jumlahnya cukup. Tapi ini jumlahnya per TPS dua linmas, jadi kurang," ungkapnya. Untuk perekrutan sendiri, Nazar, sapaannya mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada desa. 
Satpol PP hanya melakukan pengawasan.  “Nanti desa yang akan merekrut, kami hanya melakukan pengawasan saja,” tambahnya. Ia menegasakan, saat pelaksanaan nanti para anggota Linmas sudah siap melakukan penjagaan. 
Nazar juga mengatakan, para anggota Linmas ini akan bertugas mulai dari melakukan pengawalan logistik ke TPS - TPS, melakukan pengamanan selama proses pemungutan suara, hingga penghitungan suara berakhir. (ira/mar)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :