Mobil Dinas Boleh Dibawa Mudik


MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang tak melarang pegawai atau pejabat menggunakan mobil dinas saat libur Lebaran. Bahkan, Pemkab Malang juga membolehkan pejabat menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ir Didik Budi Moeljono. Diwawancarai usai menghadiri kegiatan penyerahan SK CPNS, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Didik mengatakan, tak melarang pegawai atau pejabat menggunakan mobil dinas saat libur Lebaran atau mudik karena faktor keamanan. "Kalau di parkir di kantor, siapa yang menjamin keamanannya. Terus jika rusak, siapa yang bertanggung jawab?," katanya dengan tanda tanya.
Didik mengatakan, pengalaman beberapa tahun lalu, beberapa mobil dinas harus mengalami kerusakan, akibat didiamkan selama libur Lebaran. "Kami tidak mau itu kembali terulang. Itu sebabnya, kami membolehkan mobil dinas dibawa pulang, kecuali mobil operasional. Seperti mobil PMK, mobil ambulance, mobil pengawalan Satpol PP itu tidak boleh," ungkapnya.
Boleh membawa pulang mobil dinas ini tak hanya tahun ini. Tahun-tahun sebelumnya, mobil dinas juga boleh dibawa pulang atau digunakan mudik Lebaran.
Kendati memberikan kebebasan pada pegawai, bukan berarti tidak ada syarat. Ditegaskan Didik saat menggunakan mobil dinas pengguna tak diperbolehkan mengubah bentuk apapun dari mobil. Termasuk plat nomor. Pihaknya akan secara tegas memberikan sanksi kepada pegawai atau pejabat yang mengubah plat nomor mobil atau mengubah bentuk mobil."Ya kalau ada mobil plat merah kemudian diganti plat hitam, jika ditemukan, kami pasti memberikan sanksi," tambahnya.
Selain itu pengguna wajib merawat dengan baik mobil yang digunakan. "Kalau waktunya diservice, ganti oli ya harus dilakukan. kebersihannya harus dijaga, sehingga saat masuk nanti, mobil terawat dan kinclong. Kami juga akan memeriksa nanti," tandasnya. (ira/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :