Mobil Toilet Mulai Digunakan di Bina Desa


KEPANJEN – Inovasi baru berupa mobil toilet milik Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang mulai difungsikan. Penggunaan kali pertama mobil toilet tersebut bertepatan saat pelaksanaan Bhakti Sosial Menata Desa (Bina Desa) di Desa Tumpakrejo Kecamatan Gedangan, pada Rabu (11/4) lalu.
Mobil toilet ini menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 30 kilometer untuk menuju tempat kegiatan Bina Desa. Meski menempuh perjalanan sangat jauh serta medan berliku, mobil toilet sampai di Desa Tumpakrejo tanpa suatu halangan apapun. Sesampainya di tempat itu kemudian digunakan untuk melayani kebutuhan sanitasi.
Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengatakan, meski memiliki ukuran besar, mobil toilet bisa digunakan di desa yang tempatnya terpencil. “Keberadaan mobil toilet ini sangat membantu untuk keperluan sanitasi saat pelaksanaan Bina Desa Bapak Bupati di Desa Tumpakrejo,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Dia menjelaskan, satu mobil toilet dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama digunakan untuk keperluan toilet laki-laki dan bagian lainnya untuk toilet perempuan. Sedangkan fasilitas yang ada di mobil toilet tersebut layaknya toilet pada umumnya. Yakni memiliki tempat buang air besar, tempat buang air kecil dan juga wastafel.
“Mobil toilet ini sangat tepat digunakan saat ada acara besar dan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat,” kata Wahyu. Pria yang baru saja meraih gelar Doktoral di Unmer Malang ini melanjutkan, keberadaan toilet tersebut akan ditempatkan setiap ada acara besar dan menghadirkan massa yang sangat banyak.
Apabila ada permintaan mobil toilet itu, sambung dia, maka pihaknya siap menyediakannya dan memberikan pelayanan optimal. “Kami memiliki sebanyan dua unit mobil mobil toilet yang siap digunakan kapanpun,” kata mantan Camat Tajinan. Dia melanjutkan, keberadaan mobil toilet ini siap digunakan di berbagai event besar.
Seperti pawai budaya, perayaan Hari Jadi Kabupaten Malang dan beberapa kegiatan lainnya yang berada di desa-desa maupun di daerah Malang Selatan. Dengan keberadaan dua mobile toilet ini mantan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang ini berharap dapat memenuhi permintaan masyarakat yang membuuthkan fasilitas tersebut.
“Sehingga untuk kebutuhan sanitasi dan toilet saat ada kegiatan masyarakat tersebut, menjadi lebih mudah. Dan ini tentunya mempermudahkan keperluan sanitasi bagi masyarakat saat kegiatan besar dan letaknya sangat jauh,” pungkasnya. (big/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :