PDAM Belum Jawab Somasi

Dugaan Pelanggaran PP 121/2015
MALANG-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang akhirnya angkat bicara. Setelah mendapatkan somasi dari warga Mangliawan, Kabupaten Malang, mereka berjanji akan segera memberikan jawaban dan juga menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kepada Malang Post, Plt. Direktur PDAM Kota Malang, Anita Sari mengatakan, pihaknya sudah membaca surat somasi yang diberikan oleh warga. 
"Untuk menjawab somasi tersebut, tim kami masih mengumpulkan data-data yang ada," terang dia.
Anita mengungkapkan, pihaknya juga akan terjun langsung ke lapangan untuk melihat langsung beberapa titik di sekitar Sumber Air Wendit. 
"Ada beberapa titik-titik yang kami berikan reduksi. Masih mengumpulkan data dulu dan kemudian jawabannya akan segera kami sampaikan ke pemberi somasi," papar dia.
Anita melanjutkan, pihaknya juga akan melakukan komunikasi terhadap penerbit Surat Izin Pengambilan Air Tanah (SIPA). 
"Sebab, ada kewajiban juga dari kami. Bentuk konkrit soal kewajiban tersebut juga akan kami serahkan kepada penerbit SIPA," ungkap dia.
Dalam hal ini, PDAM akan menyelesaikan hal tersebut secara internal dan juga menjalin komunikasi dengan para stakeholder, baik dari Pemerintah Kota Malang maupun Pengawas PDAM Kota Malang. "Pasti kami komunikasikan. Pemda merupakan stakeholder kamui dan pengawas merupakan kepanjangan tangan dari pemilik instansi," kata dia.
Anita menambahkan, terkait surat somasi tersebuyt, mereka tidak ingin gegabah dalam menentukan langkah. Pihaknya juga ingin menyelesaikan secara baik-baik tanpa harus kembali menuntut warga. "Rasanya tidak perlu (melaporkan warga balik). mereka sudah menyampaikan unek-uneknya dengan baik, jadi harus direspons dengan baik juga. Mudah-mudahan segera selesai," papar dia.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji juga sudah mendengar kabar tersebut. Namun, dalam hal ini, ia meminta pihak PDAM Kota Malang untuk menyelesaikan masalah tersebut secara internal. 
"Namanya juga perusahaan daerah, mereka memiliki aturan sendiri dengan aturan Permendagri. Biar diselesaikan secara internal dulu," tegas dia.
Namun, sampai saat ini, pihaknya masih belum menerima laporan resmi dari PDAM Kota Malang. Sutiaji juga meminta dewan pengawas untuk membantu menyelesaikan permasalahan. "Belum ada laporan dengan kami. Dewan pengawas bisa ambil tindakan. Secara detail, biar diselesaikan dulu oleh perusahaan," tukas dia.
Secara terpisah, Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto mengaku masih mempelajari lebih dalam terkait permasalahan yang ada. "Saya masih ingin mempelajari lebih dulu. Saya juga masih belum ketemu dengan pihak PDAM," papar pria yang juga merupakan Dewan Pengawas PDAM Kota Malang.
Namun, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan komunikasi dan juga berdiskusi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. "Nanti akan saya panggil, tapi biar dipelajari dan mengumpulkan data-data dulu," tandas dia.(tea/ary)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :