Pedagang Tidak Sabar Pindah


KEPANJEN - Para pedagang Pasar Sumedang yang menempati tempat penampungan tidak sabar untuk diselesaikannya pembangunan pasar tersebut. Para pedagang juga tidak berharap lagi dengan janji dari pemerintah untuk segera menempati lantai satu.
Salah seorang bernama Ngatinah mengatakan, hingga saat ini belum ada kepastian waktu bagi para pedagang untuk menempati pasar tersebut. “Katanya saat itu ada kabar bahwa pedagang boleh menempati lantai satu. Tapi, belum ada kepastian lagi,” ujarnya kepada Malang Post.
Dia menjelaskan, lebih dari lima tahun lamanya pasar tersebut dibangun oleh Pemkab Malang. “Saya bersama pedagang lainnya sudah lelah berulang kali mendapat kabar akan ada penempatan untuk lantai satu,” keluhnya. Masih kata dia, kondisi tempat penampungan sementara kondisinya tidak layak.
Sehingga, kondisi pasar tersebut sangat memprihatinkan. Akibatnya, membuat pembeli enggan belanja di tempat itu. Lantaran saat hujan, kata dia, kondisi tanah becek dan kumuh. Belum lagi bau menyengat dari tempat pembuangan sampah di belakang pasar. Para pedagang sudah tidak tahan lagi dengan kondisi tersebut.
Meski demikian, dia bersama pedagang lainnya mengakut tidak bisa berbuat apa-apa terkait kondisi tersebut. “Sebelum pasar ini dibangun, saya sudah berjualan di tempat ini. Jadi, saya memang menggantungkan pendapatan dengan bejualan di tempat ini. Pemerintah harus beri solusi,” ungkap dia lagi.
 “Bagi saya yang penting saat ini bagaimana cara untuk membuat tempat penampungan tidak kumuh. Supaya masyarakat mau beli di tempat ini,” tuturnya. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo akan mengecek progress pembangunan pasar tersebut yang dilakukan oleh dinas terkait. (big/mar)  

Berita Terkait

Berita Lainnya :