Peduli Petani, Pemkab Gerojok Bantuan


KASEMBON – Peningkatan kesejahteraan para petani, menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Buktinya, pada kegiatan Bina Desa di Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, kemarin, Pemkab menggelontor bantuan kepada para petani berupa benih padi 3.125 kilogram, benih jagung 2.500 kilogram dan dua alsintan (alat mesin pertanian).
Bantuan benih padi dan benih jagung itu, diperuntukkan bagi tujuh kelompok tani di desa tersebut. Sedangkan dua bantuan unit Alsintan diberikan kepada dua kelompok tani. Seluruh bantuan tersebut, diserahkan Wakil Bupati (Wabup) Malang, Drs H M Sanusi. Menurut orang nomor dua di Pemkab Malang ini, bantuan itu sangat berarti bagi petani.
Mengingat harga jual beberapa komoditi pokok saat ini fluktuatif dan belum menguntungkan petani. “Pemerintah menyikapi serius kondisi ini. Sehingga, kami memberikan bantuan kepada para petani. Melalui bantuan tersebut, setidaknya meringankan beban biaya produksi bertani,” ujarnya kepada Malang Post, kemarin.
Dia menjelaskan, salah satu komoditi pokok yang tengah anjlok, yakni bawang merah dan tebu. Belum lagi adanya wacana PPN 10 persen bagi para petani tebu. Sedangkan untuk harga jual komodi beras serta jagung, dikatakannya masih bisa dikendalikan. Akan tetapi, para petani beras dan jagung belum memiliki keuntungan signifikan.
“Maka dari itu, pemerintah melalui Dinas Tanaman Pangan memberikan bantuan pertanian tersebut. Selain memberika bantuan benih, juga diberikan bantuan alsintan,” tuturnya. Masih kata Abah Sanusi sapaan akrab Wabup, petani padi juga mendapatkan bantuan benih ikan untuk mensukseskan peningkatan produktivitas ikan budidaya.
“Apalagi Kabupaten Malang selama ini memang dikenal sebagai kawasan minapolitan yang sukses mengembangkan pertanian yang dikombinasikan budidaya ikan di area sawah,” kata Abah Sanusi.  (big/bua)

Berita Lainnya :

loading...