Pengamanan di PPK Dijaga Personil Bersenjata Laras Panjang


MALANG - Tensi tinggi Pemilu 2018 masih belum mereda. Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, menginstruksikan pengamanan di seluruh PPK (kecamatan) di Kabupaten Malang diperketat. Setiap PPK harus dijaga 10 personil bersenjata laras panjang. "Penjagaan di PPK kami minta harus super ketat. Personel harus siap siaga, serta meningkatkan kewaspadaan," ungkap Yade Setiawan Ujung.
Pengetatan penjagaan di PPK ini, setelah semua logistik Pemilu 2019 dari TPS sudah berada di PPK. Selain menerjunkan 10 personel bersenjata lengkap, Polres Malang juga bersinergi dengan Kodim 0818 wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, serta Pemkab Malang.
Dalam setiap PPK, selain personel Polri bersenjata laras panjang, juga diback up 2 personil TNI AD dan 4 Linmas untuk pengamanan. Mereka akan di bawah kendali langsung Kapolsek. Termasuk ada juga perwira Polres Malang sebagai Padal dan Pawas, supaya keamanan benar terjamin dan sesuai SOP. "Kami akan tindak tegas bagi siapapun yang berniat mengganggu proses Pemilu yang sudah berjalan aman dan tertib ini,” tegas Ujung.
Pengamanan ini, lanjutnya, untuk mengamankan jalannya rekapitulasi surat suara di tingkat PPK. Termasuk saat berlangsungnya rapat pleno, harus benar-benar dalam kondisi aman, nyaman dan lancar. "Pengamanan serupa juga akan kami lakukan nanti saat surat suara dibawa ke kantor KPU Kabupaten Malang. Pengamanan yang sama juga akan diberlakukan,” tuturnya.
Supaya wilayah Kabupaten Malang benar-benar aman, Polres Malang juga menyiagakan beberapa kompi personel yang siap on call. Mereka siap bergerak ketika sewaktu-waktu dibutuhkan, yakni satu kompi on call stand by di Mako Polres Malang untuk memback up wilayah Malang Selatan. Satu kompi on call di Kantor Satpas Singosari untuk memback up wilayah utara. "Termasuk juga ada satu peleton mobil yang melaksanakan patroli setiap waktu. Mereka akan patroli keliling seluruh wilayah Kabupaten Malang," paparnya. (agp/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :