Pengelolaan Rusunawa ASN segera Diserahkan ke Pemkab

Rapat koordinasi mekanisme serah terima dan pengelolaan Rusunawa ASN oleh Direktorat Rumah Susun, Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementrian PUPR di The Alana, Hotel Surabaya Kamis (11/4). 
 
MALANG- Rusunawa Aparatur Sipil Negara (ASN) tak lama lagi segera diserahkan Kementrian PUPR kepada Pemerintah Kabupaten Malang. Signal Rusunawa itu segera diserahkan terlihat pada Rapat Koordinasi, yang digelar Kementrian PUPR di The Alana, Hotel Surabaya, Kamis (11/4). Dalam rapat tersebut dibahas tentang mekanisme serah terima dan pengelolaan Rusunawa.
"Hari ini membahas tentang tata cara penyerahan. Sebelum ada penyerahan, kami lebih dulu mengumpulkan surat-surat sebagai syarat penyerahan rusunawa," kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Dr Ir Wahyu Hidayat MM.
Wahyu mengatakan, jika ada syarat yang harus dipenuhi Pemkab Malang sebelum rusunawa ASN tersebut diserahkan Kementrian. Syarat pertama, surat bukti kepemilikan tanah, surat IMB, dan surat usulan pengelolaan rusunawa. "Tadi dijelaskan semuanya. Kami yakin untuk melengkapi syarat-syarat itu tidak akan lama. Kalau semuanya lengkap, maka serah terima rusunawa bisa dilakukan pada Mei mendatang," tambahnya.
Mantan Camat Tajinan ini menyebutkan, untuk Rusunawa ASN sesuai rencana akan dikelola oleh organisasi Korpri Kabupaten Malang. Dalam pengelolaan itu Korpri juga diberi kebebasan merekrut tenaga profesional. 
Mantan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (PU SDA) ini menyebutkan, sebelumnya pihaknya sudah melayangkan surat edaran tentang Rusunawa ASN. Dan banyak ASN yang sudah mendaftarkan diri.
"Siapa yang menempati tentu saja mereka adalah ASN. Baik mereka berstatus honorer atau PNS. Tapi yang jelas mereka yang menempati diprioritaskan adalah bujanganm sehingga, saat menikah nanti, mereka sudah bisa meninggalkan rusunawa, untuk kemudian melanjutkan hidupnya di tempat yang baru," tambahnya.
Soal fisik bangunan saat ini, semuanya sudah selesai. "Tinggal penyerahan saja. Kalau  bangunannya sudah tidak ada masalah, saat ini masuk masa perawatan," tandasnya. (ira/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :