PG Kebon Agung Siap Hadapi Industri Modern


MALANG -   Bagian Penelitian dan Pengembangan (Litbang) tanaman tebu Pabrik Gula  Kebon Agung  terus  meningkatkan produktifitas tanaman tebu. Salah satunya dengan   menanam  bibit tebu dari hasil  penemuan varietas tebu baru kualitas unggul, serta  cocok dengan kontur tanah di wilayah kerja Pabrik Gula  (PG) Kebon Agung.
    Keberadaan reseach and developmnet ini, untuk menghadapi   industri modern. Riset tersebut dilakukan baik  tim riset Pabrik Gula  Kebon Agung, menggandeng lembaga penelitian maupun  pergururan tinggi.  Hasilnya,  sangat membantu untuk menentukan bagaimana langkah sebuah perusahaan dalam menghadapi  kompetitor  yang semakin terbuka dalam industri sejenis.
     “Disisi lain, karena mengingat kultur budidaya petani tebu saat ini masih bertumpu pada kebiasaan  lama. Tanpa ada upaya untuk perbaikan metode  budidaya tanaman tebu.  Peningkatan produktifitas tanaman tebu hanya bertumpu pada pengolahan lahan,   tanpa dibarengi  penanaman bibit unggul yang memiliki produktifitas tinggi,” kata Pemimpin PG Kebon Agung Hendro Setiaji
 Padahal menurutnya, penggunakan bibit lama sebagai indukan  salah satu penghambat peningkatan produktifitas tanaman tebu. Melalui forum temu kemitraan yang merupakan ajang pertemuan antara petani dan pengusaha, secara perlahan PG Kebon Agung memberikan arahan untuk menggunakan varietas baru hasil litbang Pabrik Gula Kebon Agung.
“Tujuannya  agar ada peningkatan pendapatan. Sebab,   biaya produksi  mengalami peningkatan setiap tahunnya,” ungkap dia.
    Sementara, lokasi pusat penelitian dan pengembangan tanaman tebu Pabrik Gula   Kebon Agung, terletak di Desa Sempalwadak dan Desa Tangkilsari Kecamatan Tajinan. Lahan  yang digunakan   seluas 13,95 hektare. Kegiatan utama saat ini   penyiapan varietas unggul sebagai pendamping dari varietas yang saat ini dominan dikembangkan para  petani di wilayah Malang. Perlahan tapi pasti varietas ini nantinya akan dikembangkan secara menyeluruh di wilayah Malang dan sekitarnya.
Percobaan pelepasan varietas unggul PT Kebon Agung dilakukan sekaligus untuk mengetahui perkembangan dan keunggulan dari varietas tebu. Beberapa percobaan saat ini masih terus dikembangkan di kebun Sempalwadak hasil bekerjasama antara PT Kebon Agung , P3GI Pasuruan dengan Patir Batan. Kegiatan dimulai dengan penanaman pada  1 Agustus 2018 dan akan dilaksanakan selama 3 musim tanam sampai  2021 nanti. Dari pengamatan awal,  terlihat perkembangan yang cukup menggembirakan dan kelak akan menjadi percontohan bagi petani tebu binaan Pabrik Gula Kebon Agung. (fik/aim)

Berita Terkait