Renovasi Rumah untuk Homestay


KEPANJEN - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang akan merenovasi sembilan rumah warga di sekitar Pantai Wedi Awu, Tirtoyudo. Selain layak huni, juga bisa berfungsi sebagai homestay.
Program tersebut akan dijalankan pada tahun ini. “Ada sembilan rumah yang perlu bantuan renovasi. Kondisinya memang tidak layak," ujar Kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Dr. Ir.  Wahyu Hidayat MM kepada Malang Post.
Dikatakannya, bahwa sembilan rumah yang membutuhkan bantuan renovasi sudah ditinjaunya. Kondisi rumahnya ada yang masih berlantaikan tanah, dengan dinding rumah terbuat dari kayu. Melalui program renovasi tersebut, diharapkan bisa menjadikan rumah layak huni.
Termasuk bisa menjadi homestay untuk wisatawan. “Homestay wisatawan tidak harus mewah, asalkan layak untuk ditempati,” ungkap Wahyu, sapaannya. Lebih lanjut, dia menuturkan anggarannya diambilkan dari anggaran program bedah rumah.
Besarannya setiap rumah tidak sama. Antara Rp 15 juta sampai Rp 25 juta setiap satu unit rumah. “Selain lantai dan dinding yang kami perbaiki, atapnya juga dibetulkan. Termasuk pembuatan kamar mandi serta jamban,” jelasnya.
‘Sehingga wisatawan yang menginap di homestay tidak kebingungan mencari kamar mandi dan jamban,” jelasnya. Mantan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air  Kabupaten Malang itu, menambahkan bahwa pembangunan jamban serta kamar mandi ada dana sendiri yang disediakan.
Setiap rumah diberi anggaran Rp 10 juta untuk permbuatan atau perbaikan jamban dan kamar mandi. ‘Termasuk juga untuk pembangunan pipanisasi sejauh sekitar satu kilometer,” tutup doktor ilmu sosial tersebut. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :