Rumah Warga Kabupaten Rusak, Penghuninya Luka-Luka


Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Selasa (22/1) malam, berimbas pada rumah Abdul Wanan, di Dusun Sanan, Desa Ngasem, Ngajum. Rumah pria 58 tahun itu rusak parah setelah tertimpa pohon waru.
Pohon berdiameter sekitar 50 sentimeter yang ada di samping rumah, roboh karena terpaan angin. Atap rumah, serta beberapa perabot seperti meja kursi milik korban rusak.
"Bagian depan rumah juga rusak. Kerugian akibat kejadian tersebut sekitar Rp 20 juta lebih," ujar Kapolsek Ngajum, AKP Farid Fathoni.
Selain mengakibatkan rumahnya rusak, Mukminah, istri Abdul Wanan juga terluka. Kepala wanita 54 tahun itu bocor setelah tertimpa pecahan genteng. "Ketika kejadian, korban dan istrinya sedang tidur. Kemudian tiba-tiba pohon tumbang menimpa rumahnya," tuturnya.
Dikatakan mantan Kapolsek Pakisaji ini, peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Hujan deras disertai angin kencang, melanda wilayah Kecamatan Ngajum. Mungkin karena tidak kuat menahan terpaan angin, Pohon Waru yang ada di samping rumah tumbang dan menimpa rumah.
"Hari ini bersama Koramil, dibantu PMI, BPBD dan masyarakat sekitar langsung bergotong royong membantu membersihkan dan memperbaiki. Pemilik pohon tumbang, juga menyatakan siap untuk membantu," papar mantan Kasubag Humas Polres Malang ini.
Sementara itu, pagi hari sebelumnya, angin kencang juga menumbangkan sebuah pohon di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo. Pohon tumbang menimpa tiga rumah warga sekitar. Masing-masing rumah milik Misjan, 53, Sihari Dwiyanto, 42 serta rumah milik Surateno, 57.
"Ketiga rumah tersebut rusak pada bagian dapur dan atapnya. Tidak sampai ada korban jiwa ataupun luka-luka," ujar Mudji Utomo, Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang.
Dikatakannya, kerugian akibat kejadian pohon tumbang tersebut sekitar Rp 10 juta. Setelah kejadian dibantu warga sekitar langsung melakukan perbaikan dan pembersihan pohon yang tumbang.

Berita Lainnya :