Seharian, Tiga Kebakaran di Tiga Lokasi


 
KEBAKARAN menjadi momok masyarakat Kabupaten Malang, di akhir Minggu kemarin. Hampir setiap hari, si jago merah beraksi. Seperti Jumat (5/10) lalu, tiga kebakaran terjadi di tiga lokasi sekaligus. 
Kali pertama kebakaran terjadi di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan. Api melahap bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).  Peristiwa ini sempat membuat geger warga, mengingat lokasi gedung PAUD berdekatan dengan pemukiman warga. 
Tapi beruntung, anggota PMK Kabupaten Malang bertindak cepat. Dibantu warga, api yang melahap pun dapay dipadamkan. 
“Tidak ada korban jiwa, tapi sesuai laporan kerugian akibat kejadian ini mencapai Rp 20 juta,” kata Kasi Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PPBK) Kabupaten Malang, Agus Suyanto. 
Dia mengatakan, untuk mengatasi kebakaran yang terjadi di Desa Jambuwer, pihaknya menerjunkan tiga unit mobil PMK.  Agus mengatakan sementara ini diduga karena konsleting listrik. Namun demikianPMK menyerahkan sepenuhnya kepada anggota kepolisian.
Peristiwa kedua, kebakaran terjadi di Desa Kendalpawak, Pakisaji. Di lokasi ke dua ini, api melahap ladang tebu. Peristiwa yang terjadi siang hari ini juga membuat heboh warga. Mereka khawatir jika api yang terus membesar merambat ke pemukiman warga. 
”Begitu mendapat laporan, kami langsung kembali berangkat. Kami menerjunkan dua unit mobil PMK. Alhamdulillah, 30 menit kami melakukan pemadaman, api betul-betul padam. Sementara total kerugian mencapai Rp 45 juta,’’ ungkapnya. 
Dan ketiga peristiwa kebakaran terjadi di Desa Kepuh, Karangploso. Sama seperti yang kedua, peristiwa kebakaran ke tiga ini, api juga melahap lahan tebu. Sedikitnya ada sekitar dua hektar lahan terbakar, dengan kerugian ditaksi mencapai Rp 45 juta.
Agus mengakui, di musim kemarau, kebakaran kerap terjadi. Itu sebabnya, dia mengimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati. Terutama kepada para petani tebu, untuk selalu menjaga lahannya. (ira/mar)