Surat Suara Sudah Dihitung Disimpan di Gudang Logistik KPU

Kompol Yhogi Hadisetiawan
 
Dijaga 50 Personil Polisi
MALANG- Polres Malang menambah personel pengamanan untuk proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019. Sebanyak 50 personil bersenjata lengkap disiagakan di gudang KPU Kabupaten Malang di Jalan Raya Karangpandan, Pakisaji. Demikian disampaikan Wakapolres Malang, Kompol Yhogi Hadisetiawan, Kamis (25/4).
"Ada tambahan 50 personel yang sudah mulai kami siagakan sejak kemarin (24/4). Mereka kami tempatkan di gudang logistik KPU," jelas Yoghi.
Menurutnya, penambahan personel tersebut karena sebagian logistik surat suara di tingkat PPK atau kecamatan, yang sudah dilakukan penghitungan mulai dikirim ke gudang KPU. Untuk menjaga keamanan, supaya surat suara tidak sampai hilang atau rusak, dilakukan pengamanan super ketat.
Sebanyak 50 personel tersebut, akan menjaga selama 24 jam. Mereka dibagi menjadi dua shift. Pengamanannya dengan menempatkan personel di sekeliling gudang logistik KPU. "Pengamanan ini kami lakukan untuk antisipasi, supaya tidak sampai ada kejadian yang tidak diinginkan. Mereka akan mengamankan gudang sampai nanti proses rekapitulasi selesai," ungkapnya.
Para personel yang dilibatkan dalam pengamanan ini, gabungan dari semua fungsi. Baik dari Satreskrim, Sabhara, Satlantas ataupun Satreskoba. Karena jumlah personel yang terbatas, maka seluruh personel yang ada dimaksimalkan.
Sementara itu, untuk pengamanan di tingkat PPK atau kecamatan, sejauh ini masih belum berubah. Setiap PPK, Polres Malang menyiagakan 10 personil bersenjata lengkap. Ditambah dengan empat anggota Linmas dan dua anggota TNI AD.
Sejauh ini, masih belum ada penarikan personel pengamanan di tingkat PPK. Pasalnya proses rekapitulasi suara tingkat PPK masih akan berlangsung sampai 28 April lusa. Selain itu, sebagai upaya menjaga kondisi personel yang bertugas melakukan pengamanan, Polres Malang telah menerjunkan Tim Kesehatan dari Dokes Polres Malang. Tim ini, setiap hari keliling dari satu PPK ke kecamatan lain, untuk mengecek kondisi kesehatan personel. "Begitu ada personel yang kondisinya menurun, kami langsung berikan obat dan vitamin. Kami berharap personel bisa menjaga kondisi kesehatannya," paparnya. (agp/udi)

Berita Terkait