Tahanan Polres Malang Ikut Perekaman e-KTP


MALANG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang melakukan perekaman dan pencetakan e-KTP untuk para tahanan Polres Malang, Selasa (9/4). Perekaman e-KTP ini untuk rekap data kependudukan sebelum Pemilu 2019.
"Dari 100 orang tahanan, 61 orang yang kami layani untuk perekaman dan pencetakan e-KTP," kata Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dispenduk Kabupaten Malang Sirath Aziez kepada Malang Post.
Menurutnya, dari 61 orang tahanan tersebut, 9 orang diantaranya melakukan perekaman baru. Sedangkan sisanya, sudah pernah melakukan perekaman."Untuk yang sudah perekaman, tinggal dicetakkan saja. Sedangkan yang belum kami tuntaskan perekaman," ujarnya.
Selama proses perekaman e-KTP, tidak ada kendala. Proses perekaman berjalan lancar. Hanya ada beberapa tahanan saja, yang belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK). "Setelah perekaman e-KTP di tahanan Mapolres Malang ini, kami akan melakukan rekap data kependudukan di RSJ dr Radjiman Wediodiningrat Lawang," tambahnya.
Sementara itu, Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Malang, Iptu Basuki menyampaikan, perekaman e-KTP merupakan permintaan dari KPU Kabupaten Malang, yang nantinya digunakan untuk mengeluarkan surat keterangan pindah pilih dari TPS tempat asalnya, ke TPS khusus Polres Malang. "Rekam data kependudukan tersebut untuk tahanan yang belum habis masa penahanannya atau relas pada 17 April mendatang," kata Basuki.
Sementara untuk pelaksanaan pencoblosan, Polres Malang sudah berkoordinasi dengan KPU serta Bawaslu Kabupaten Malang. Teknisnya, akan menghadirkan TPS terdekat dengan Polres Malang. "Kami senang bisa mendapat perhatian perekaman e-KTP ini. Karena setidaknya kami bisa menyalurkan hak pilih pada saat Pemilu nanti," ucap salah satu tahanan. (agp/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :