Tebing Longsor Timpa Warga


MALANG - Hujan lebat yang terjadi belakangan ini, kembali menimbulkan bencana alam tanah longsor. Kali ini, longsor terjadi di Desa Petungsewu, Wagir, dini hari kemarin. Akibat kejadian itu, Saropah, 65, dan Sodik Kunil, 26, mengalami luka-luka tertimpa material longsor.
Informasi yang dihimpun, peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 00.30. Saat itu terjadi hujan deras di tempat tersebut. Ketika itu, dua orang tersebut melintas di jalan desa hendak pulang ke rumah. Tiba-tiba tanah longsor yang membuat keduanya lari. Namun, kaki keduanya tertimpa bambu.
Tanah longsor tersebut juga menutup akses jalan di desa terebut. Kejadian longsor itu juga tersebar di dunia maya. Adalah akun Facebook bernama Irmanda Nurhadisa mengunggah dua foto yang menggambarkan kejadian longsor di Desa Petungsewu, Wagir. Tebing berketinggian 10 meter longsor dan menutup jalan.
Tampak dalam foto tersebut, sejunlah petugas PMI Kabupaten Malang dan BPBD Kabupaten Malang, membersihkan material longsor di tempat tersebut. Peristiwa itu, dibenarkan Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan. Kondisi tersebut sudah mendapt penanganan petugas BPBD.
“Kejadian longsor di Petungsewu, Wagir sudah tertangani. Alhamdulillah tidak ada dampak kerusakan yang siginifikan terkait longsor di tempat tersebut,” ujarnya kemarin. Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama musim penghujan ini. Karena masih berpotensi terjadi berbagai bencana alam.
Selain tanah longsor, dia menyebut juga berpotensi terjadi banjir bandang dan angin putting beliung. “Kami juga menginstruksikan kepada petugas serta relawan di seluruh kecamatan untuk selalu bersiap siaga,” tutupnya . (big/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :