Tebing Longsor, Tutup Akses Jalan


MALANG - Bencana longsor terjadi di Dusun Ngandeng, Desa Dawuhana, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Tebing setinggi 25 meter dengan panjang 30 meter tiba-tiba ambrol dan menutup akses jalan dusun tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Abdul Rochim, menyebutkan jika longsor itu terjadi Senin (11/2) dinihari. Saat itu juga anggota BPBD Kabupaten Malang melakukan pengecekan ke lokasi. "Senin pagi kami langsung melakukan penanganan. Bersama warga, kami langsung membersihkan meterial longsor," katanya.
Rochim mengatakan, tingginya material longsor yang menutup jalan memaksa dia untuk mendatangkan alat berat, yang digunakan untuk membersihkan longsor.
"Dari kemarin (Senin) sampai dengan hari ini sudah 75 persen pembersihan dilakukan. Saat ini pembersihan juga masih terus berjalan," tambahnya.
Dia menyebutkan material longsor tingginya mencapai 5 meter, dengan panjang 30 meter.
Selama pembersihan jalan betul-betul tak bisa dilewati. Menurutnya, penyebab longsor tersebut dampak dari air hujan. "Hari Minggu lalu, hujan mengguyur sejak siang, dan baru berhenti Senin dinihari. Tanah di tebing ini tak dapat menampung air hujan, sehingga terjadi longsor," ungkap Rochim.
Dia juga mengatakan pihaknya harus bekerja cepat, mengingat jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan dusun yang menghubungkan dua dusun di Desa Dawuhan, yaitu  Dusun Ngandeng dan Dusun Dawuhan. "Karena jalur utama aksesnya tertutup, warga. Dusun Ngandeng pun harus memutar hingga 20 kilometer jika hendak beraktifitas," tambahnya.
Jalur alternatif itu, warga harus memutar melalui pasar Wajak jika mereka hendak ke Poncokusumo. "Kami berupaya, hari ini seluruhnya selesai. Sehingga jalan ini bisa diakses kembali," tuturnya.
Sementara itu, selain melakukan penanganan longsor, Rochim juga mengimbau kepada warga agar selalu berhati-hati. Terutama jila melintas dimana disisi kiri atau kanan jalan berbatasan dengan tebing. "Karena saat ini masih musim penghujan, kami imbau warga untuk waspada saat berkendara dan melintas di jalan yang kiri dan kanannya adalah tebing. Karena potensi terjadi longsor saat musim penghujan sangat besar," pungkasnya. (ira/udi)

Berita Terkait