Trauma Angin Campur Hujan Lebat


MALANG - Pemkab Malang bergerak cepat menangani musibah hujan deras dan angin puting beliung yang menimpa tiga desa di kecamatan Jabung, Jumat (11/1) sore. Kemarin, warga kembali membersihkan sisa-sisa batang pohon yang berjatuhan di aspal.
Tidak sedikit warga yang naik ke atap rumahnya untuk menata genting. Seperti diberitakan sebelumnya, puting beliung dan hujan deras menerpa kecamatan Jabung. Pohon-pohon tumbang bahkan ada yang menimpa tempat parkir sepeda motor dan kandang sapi.
Dinas Sosial Kabupaten Malang langsung membagikan sembako kepada warga yang terdampak, selang beberapa jam usai angin dan hujan mereda. Sukarja Alima, 54, warga Dusun Glongsor RT08 RW033 Desa Sidorejo, Jabung mengaku senang dengan bantuan tersebut.
“Sembako tersebut dapat meringankan beban warga yang sekarang masih benah-benah. Bantuan juga diberikan oleh BPBD Kabupaten Malang,” ucap salah satu tokoh masyarakat di Desa Sidorejo, Jabung itu kepada Malang Post.
Sukarja mengakui kesigapan Pemkab Malang yang cukup tanggap dengan peristiwa bencana itu. “Jumat malam, kami kerja bakti bersama muspika, BPBD, Tagana hingga pukul 23.30. Dilanjutkan hari ini,” ungkapnya kemarin.
Dia bersyukur karena semua rumah yang terdampak sudah berhasil dibenahi. “Untuk atap yang hilang diganti. Ada yang beli, ada juga material simpanan warga,” tambahnya. Meski demikian, Sukarja mengaku masih banyak warga yang trauma.
Apalagi saat mendengar suara angin. “Anginnya kencang ditambah dengan hujan deras. Warga berdoa, hal itu tak terjadi lagi,” ungkapnya. Kasni, salah satu warga juga mengatakan sama. Atap rumahnya nyaris habis dibawa oleh angin.
“Saya takut sekali. Apalagi air hujan langsung masuk rumah. Perabotan semuanya basah. Kasur juga basah, sekarang dijemur,” terang dia. Sedangkan pantauan di Desa Sidomulyo, hingga siang kemarin, listrik masih padam.
Suliono, salah satu warga mengatakan jika listrik padam akibat dua tiang listrik di desa itu roboh terkena angin. Dia mengatakan sudah melaporkan ke PLN. Kemarin, petugas jaringan PLN sudah melakukan pembenahan arus listrik.
Mereka mengangkut tiang baru. “Harus diganti tiangnya karena cor tiang lama sudah rusak,” kata Hari, salah satu petugas. Dia mengakui tak bisa seketika melakukan pembenahan karena banyak permasalahan di tempat lain.
“Pembenahan dilakukan 4 hingga 5 jam,” tegasnya. Kondisi listrik padam di Desa Sidomulyo juga dibenarkan Camat Jabung, Hadi Sucipto. Ia berharap listrik bisa segera hidup agar masyarakat dapat kembali beraktifitas. (ira/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :