Usul Tambahan Enam TPI Malang Selatan


Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara (kiri) bersama  Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang, Endang Retnowati berdiskusi dengan para nelayan di TPI Wedi Awu.
TIRTOYUDO - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang, berencana menambah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di pesisir pantai Malang Selatan, pada tahun ini. Setidaknya ada enam lokasi TPI baru. Tujuannya untuk peningkatan ekonomi nelayan sekaligus pariwisata.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang, Endang Retnowati mengatakan usulan peningkatan enam TPI baru, sudah diajukan pada tahun ini kepada Wakil Bupati Malang, H.M Sanusi. Bahkan usulan tersebut sudah didisposisikan kepada Bappeda. 
“Harapannya, usulan tersebut bisa segera terealisasi. Sebab keberadaan TPI sangat penting, untuk menunjang hasil tangkapan nelayan dapat terjual dengan harga yang bagus,” ungkap mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang ini. 
Wanita yang akrab disapa Atik ini, mengatakan pihaknya bersinergi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten (Disparbud) Malang. Sebab sinergitas jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), memegang peran penting menyukseskan tiga strategi utama pembangunan Kabupaten Malang.
“TPI baru yang dibangun harus higienis supaya bisa menunjang kepariwisataan. Selain penguatan pariwisata, program ini juga dimaksudkan untuk menekan angka kemiskinan menjadi dua diantara tiga strategi utama Pemkab Malang,” ungkapnya. 
Terutama dalam hal mutu dan kualitas daerah. Untuk membangun TPI baru ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi oleh para kelompok nelayan. Mulai berapa jumlah nelayan, data tangkapan, hingga sertifkasi terhadap lahan yang digunakan sebagai TPI. 
Termasuk soal pengolahan hasil laut. “Olahan pangan berbahan baku hasil laut akan sangat signifikan perannya jika dikawinkan dengan kepariwisataan. Dimana wisatawan yang datang bisa membawa pulang oleh-oleh berupa olahan hasil laut dari warga setempat,” terang 
"Selain menunjang  pariwisata, keberadaan produk olahan, juga diharapkan bisa membantu masyarakat pesisir untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," sambungnya.  Selain produk olahan, setidaknya juga ada fasilitas lain yang menjadi bagian dari objek wisata. 
Contohnya rumah apung yang ada di Pantai Bolu-Bolu. Selain sebagai keramba ikan juga bisa menjadi salah satu alternatif destinasi wisata yang bisa didatangi pengunjung. Hal sama diungkapkan Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara.
Dia  menyampaikan, kalau pihaknya juga berupaya meningkatkan pariwisata dengan memberdayakan nelayan. Sebelumnya, Disparbud sudah melakukan pendampingan terhadap warga setempat, terutama dalam hal pengelolaan homestay maupun produk olahan.
“Ketika ada pengembangan TPI, maka akan sangat bagus untuk pengembangan pariwisata. Wisatawan yang datang ke pantai, biasanya juga ingin menikmati sajian khas dari laut yang masih segar. Peluang ini meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya,” tegasnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :