Wabup Warning Pejabat Pemkab


MALANG - Wakil Bupati Malang H M Sanusi mewarning seluruh pejabat atau pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Malang untuk mendapatkan nilai minimal BB pada tahun 2019. Jika tidak bisa terpenuhi, maka pejabat atau pimpinan OPD tersebut harus siap dicopot dari jabatannya.
Hal tersebut disampaikan Sanusi seusai memimpin rapat evaluasi dan penandatanganan Pakta Integritas seluruh pejabat serta pimpinan OPD di jajaran Pemkan Malang Senin (28/1) siang.  "Target kami seluruh OPD harus mendapatkan nilai yang baik saat penilaian SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah). Tahun ini minimal dapat nilai BB. Kalau ada OPD yang dapat nilai CC, maka pejabatnya bisa diberhentikan atau mengundurkan diri," katanya.
Sedangkan untuk Pemerintah Kabupaten Malang, nilainya adalah A. Bahkan, menurut Sanusi, jika ada pejabat yang tak menjalankan tugas sesuai aturan dan perundang-undangan, serta tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, maka pimpinan OPD bisa diberhentikan dari jabatannya.
"Kami ingin seluruh pejabat menjalankan pemerintahan yang bersih, dan profesional. Menjalankan tugas sesuai tupoksi, tidak melakukan pungli (pungutan liar), tidak korupsi, dan tidak menyalahgunakan narkoba. Seluruh pegawai harus memberikan layanan terbaik, serta menyusun laporan dengan baik mengacu pada aturan dan undang-undang," ujarnya.
Apakah tahun 2018 ada OPD yang mendapatkan nilai CC saat penilaian SAKIP? Sanusi mengatakan belum tahu, karena belum melakukan evaluasi. Tapi yang jelas, warning tersebut diberikan untuk penilaian tahun 2019. "Jadi untuk pejabat jangan coba-coba. Karena sekali mendapatkan nilai rendah, ya dihentikan dari jabatannya," tegas mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini.

Berita Terkait

Berita Lainnya :