Wahyu Jadi Pembicara The Rise of Sustainable Cities


MALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dipercaya untuk mengisi acara seminar bertajuk ‘The Rise of Sustainable Cities’ yang diselenggarakan oleh Podomoro University di Jakarta,  kemarin. Dalam kesempatan itu, Pemkab Malang diwakili Ir Wahyu Hidayat MM sebagai pembicara, memaparkan tentang ‘Upaya Pembangunan Wilayah yang Berkelanjutan di Kabupaten Malang’.
Dijelaskannya beberapa program kesuksesan Kabupaten Malang dalam pembangunan. Diantaranya tiga bidang fokus utama Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna, pengentasan kemiskinan, wisata dan lingkungan hidup. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang ini juga memaparkan beberapa program nasional yang sedang digarap.
Seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari dan pengembangan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Dalam kesempatan tersebut, Wahyu menjadi pembicara di hadapan beberapa universitas bersekala nasional yang ternama. Seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (ITB).
Wahyu Hidayat menjelaskan, dalam kesempatan itu dia juga menjelaskan penataan ruang kota di Kabupaten Malang. “Melalui sistem perwilayahan yang dibagi yaitu pedesaan dan perkotaan. Selain itu, penetapan fungsi kawasannya akan membuat tata ruang terkoneksi sesuai kondisi geografisnya,” ujarnya kepada Malang Post.
Dia menjelaskan, kebijakan yang diterapkan dalam rencana tata ruang dan rencana wilayah di Kabupaten Malang sampai di tahun 2017 berjalan sesuai dengan perencanaan. Sedangkan yang paling penting, mampu membuat keseimbangan antara proses pembangunan infrastruktur dengan dunia pertanian, pariwisata dan lingkungan hidup.
“Semua tata ruang yang kami lakukan, mengacu pada planning dan grand desain yang mengacu pada tiga hal fokus pembangunan tersebut,” kata mantan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang ini. Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada dirinya soal tata ruang Kabupaten Malang.
Termasuk progress pembangunan Jalang Tol Malang Pandaan (Mapan) yang menjadi interkoneksi dan meningkatkan perokonomian masyarakat. “Dengan adanya jalan tol ini, maka Kabupaten Malang akan semakin berkembang,” tuturnya. Menurutnya, Kabupaten Malang patut berbangga diri lantaran bisa menjadi pembicara tersebut.
Sehingg terjadi saling sharing dan menjalin jaringan yang lebih banyak lagi. “Salah satunya, saya berkesempatan bertemu dengan Bapak Yanuar Nugroho sebagai Deputi II Staff Kepresidenan RI dan Bapak Prof Dr Bambang Brodjonegoro sebagai Kepala Bappenas,” pungkasnya. (big/bua)

Berita Lainnya :