Meresahkan, Polisi Razia Balap Liar di Banjararum

RAZIA BALAP LIAR: Kapolsek Singosari Kompol Untung Bagyo  Riyanto memimpin langsung razia balap liar dam menjaring puluhan motor.
 
 
SINGOSARI- Maraknya balap liar selama bulan Ramadan mendapat respon anggota Polsek Singosari. Rabu (15/5), petugas melakukan razia kendaraan di Desa Banjararum (depan Kampus ITN 2). Hasilnya, 127 motor terjaring dan langsung diamankan petugas di Polsek Singosari. 
Kapolsek Singosari, Kompol Untung  Bagyo Riyanto, yang memimpin razia kendaraan mengatakan, jika aktifitas balap liar di depan kampus ITN 2 ini sangat meresahkan warga. Apalagi wilayah tersebut dekat dengan permukiman.
"Sebelumnya kami mendapat laporan dari warga ada aktifitas balap liar. Awalnya kami membubarkan saja, dan memberikan imbauan agar mereka tak lagi melakukan balap liar. Tapi kenyataannya mereka tidak berhenti, dan terus berlanjut hingga kemarin, sehingga kami pun bertindak tegas," tambahnya. 
Saat petugas datang, suasana di area balap liar langsung panik. Tak sedikit dari mereka yang ada mencoba kabur. Tapi, upaya itu sia-sia, karena petugas sudah lebih dulu melakukan tapal kuda. Dan mereka yang mencoba kabur dapat diamankan berikut dengan kendaraannya.
Sejauh ini dari data yang diterima, mereka yang terjaring tidak hanya berasal dari wilayah Singosari. Tapi banyak dari mereka adalah pendatang. Seperti dari Karangploso, Dau, Dinoyo, Kota Malang. Meskipun pendatang, petugas tidak mau pandang bulu. Mereka yang terjaring langsung dikenai sanksi tilang. 
"Seluruh motor yang terjaring kami amankan di Polsek Singosari, hingga proses sidang selesai. Untuk kendaraan yang protolan atau menggunakan onderdil tidak sesuai kami perintahkan melengkapi kendaraannya dulu kendaraannya," tandas Untung.
Sementara Joko, salah satu warga yang terjaring razia mengatakan, tidak ikut balap liar. Dia mengaku hanya melihat saja. "Sambil menunggu waktu berbuka puasa, jadi daripada di rumah bengong, makanya melihat ke sana," ungkapnya. 
Lantaran itu, Joko mengaku saat ada polisi datang, dia pun santai, karena dia berpikir yang dirazia adalah yang terlibat balap liar. "Tapi ternyata kami yang melihat juga ikut dirazia. Ya sudahlah, mungkin kami memang salah," tandasnya. (ira/udi)

Pemkab Prioritaskan Tiga Program

SAFARI RAMADAN: Wakil Bupati Malang, H M Sanusi menyampaikan sambutan pada kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Masjid Nur Ismail, Dusun Krajan, Tajinan, Kecamatan Tajinan.
 
Safari Ramadan
TAJINAN-  Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya untuk meningkatkan program pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Tiga program tersebut menjadi prioritas, karena sebagai upaya Pemkab Malang untuk mempercepat penanganan kemiskinan. "Dari tahun ke tahun, jumlah angka kemiskinan terus menurun.

DPKPCK Segera Tuntaskan Ranperda RDTR Pakis

Wahyu Hidayat
 
MALANG- Beragam upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang untuk menyelesaikan Rancangan Perda (Ranperda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Pakis. Salah satunya, dengan melakukan koordinasi dengan Badan Informasi Geopasial (BIG).

Berita Terkait

Berita Lainnya :