KPK Lelang Kiswah Ka’bah yang Disita dari SDA


 
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang puluhan barang sitaan dari sejumlah koruptor. Lelang akan digelar pada 25 Juli 2018 mendatang. Salah satu barang yang akan dilelang KPK adalah potongan kain penutup Ka’bah atau Kiswah milik terpidana korupsi pengadaan alat ibadah haji, Suryadharma Ali (SDA).
"Salah satu barang lelang tersebut seperti kain Kiswah yang sudah disita sejak awal dan kemudian di rampas untuk negara berdasarkan putusan pengadilan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Kantor KPK, Rabu (11/7). 
Melalui situs lelangdjkn.kemenkeu.go.id, selembar kain Kiswah dengan ukuran 80 cmX59 cm itu akan dilelang dengan harga awal Rp 22,5juta. SDA divonis penjara 10 tahun setelah hukumannya diperberat dari semula enam tahun dalam proses banding pada Juni 2016 silam.
Kini, mantan Menteri Agama itu tengah berupaya mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Selain itu, SDA pun meminta Kiswah yang disita KPK untuk dikembalikan.
Atas hal itu, Febri mengatakan barang yang sudah disita KPK sudah tidak dikembalikan sesuai dengan peraturan perundangan Mahkamah Agung (MA). Sehingga, KPK akan tetap melelang Kiswah yang pernah dipakai sebagai penutup kiblat umat Islam, Ka’bah, di Tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi tersebut.
"Saya kira itu tegas ya di undang-undang MA itu sangat jelas diatur pelaksanaan PK tidak menghentikan eksekusi atau pelaksanaan sebuah putusan. Jadi kami hanya melaksanakan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap," kata Febri. 
Febri mengatakan total ada 23 barang yang bakal dilelang lembaga antirasuah tersebut. "Ada 23 barang yang dilelang berupa rumah, tanah, mobil, handphone, kain Kiswah hingga batu akik dengan nilai limit atau nilai terendah berkisar antara Rp14 miliar hingga Rp58 ribu," ujarnya.
Febri menjelaskan bahwa lelang barang rampasan, termasuk Kiswah yang disita dari SDA, merupakan salah satu proses untuk mengembalikan uang yang dinikmati para pelaku korupsi kepada masyarakat melalui mekanisme keuangan negara. (cnn/det/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :