KPU Tetapkan Debat Pemungkas Pilpres pada 9 April


JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan debat Pilpres 2019 yang kelima akan digelar pada 9 April mendatang. Debat ini merupakan yang terakhir sesuai direncanakan KPU dan akan mempertemukan dua pasang capres-cawapres, yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Ketua KPU Arief Budiman menyebut pihaknya baru menetapkan tanggal perhelatan, tetapi belum membahas lokasi debat. "Oh itu debat kelima, KPU mengusulkan tanggal 9 April," kata Arief saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (20/2).
Dia menyebut keputusan KPU ini akan terlebih dulu disampaikan ke Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Arief menegaskan hal tersebut sebagai bentuk bahwa KPU membuka diskusi dengan kedua pihak. Namun keputusan akhir tetap ada di KPU. "Kalau mereka bisa sepakat dengan tanggal, kami bisa sepakati tanggal yang diajukan. Kalau mereka enggak (sepakat), KPU yang putuskan," ujarnya.
Pengumuman dari Arief melengkapi jadwal rangkaian debat Pilpres 2019. Sebelumnya KPU hanya menetapkan waktu, lokasi, dan tema debat pertama hingga keempat. Debat kelima itu akan mempertemukan kembali dua pasangan capres-cawapres seperti pada debat perdana. Tema yang diangkat pada debat terakhir ini adakah ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri. Empat stasiun televisi ditunjuk KPU sebagai penyelenggara, yaitu tvOne, ANTV, BeritasatuTV dan NET TV.
Sementara itu, KPU mengusulkan dua nama calon moderator yang akan memandu jalannya debat capres ketiga pada 17 Maret 2018. Ketua KPU, Arief Budiman mengusulkan nama presenter berita CNNIndonesia TV, Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas. Arief mengatakan usulan dua nama tersebut juga sudah dibicarakan dengan stasiun televisi penyelenggara yaitu Trans TV, Trans 7, dan CNN Indonesia TV. "Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas," kata Arief Budiman dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (20/2).
Kendati demikian, Arief menegaskan dua nama itu belum final karena harus melalui persetujuan dua tim sukses baik kubu Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandiaga Uno. Kesepakatan ini berdasarkan ketentuan dalam Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Arief mengklaim kedua timses sudah mendengar usulan tersebut. Arief menyebut dua tim sukses masih meminta waktu untuk mempertimbangkan dua nama tersebut. "Nah kemudian ada yang masih meminta waktu akan memberikan tanggapannya pada rapat berikutnya, paling lama satu minggu lagi, paling lama. Kita akan melakukan rapat," ucapnya.
Sesuai dengan agenda Pemilu 2019, rangkaian debat ketiga akan mempertemukan dua calon wakil presiden (cawapres), yaitu Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno. Debat ketiga akan mengangkat tema Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan. Debat kembali bakal digelar di Hotel Sultan, Jakarta. Trans TV, Trans 7, dan CNN Indonesia TV ditunjuk sebagai penyelenggara. Total ada lima putaran debat Pilpres 2019. Debat keempat pada 30 Maret akan kembali melibatkan dua capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto dengan tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional. (cnn/det/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :