Selesaikan Musyawarah,Tak Perlu Aksi Lapangan


SURABAYA – Mencuatnya perdebatan atas  pembangunan Patung Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen di Tuban sangat disesalkan keluarga besar PD XIII GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri  TNI/Polri dan Putra Putri Purnawirawan Indonesia) Jatim.
Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir. R. Agoes Soerjanto menyatakan  semua  pihak harus menyikapi permasalahan ini dengan arif dan bijaksana.  Jangan sampai ada tindakan tidak baik terhadap keamanan dan ketertiban negara.
‘’Masalah di Tuban ini harus diselesaikan dengan musyawarah. Dan, tidak harus menggunakan aksi lapangan yang dapat dibelokkan dan ditunggangi provokator menjadi seolah-olah gerakan anti Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,’’ tegas Agoes Soerjanto kepada Malang  Post, kemarin.
Ditambahkan, pihaknya juga memberikan apresiasi atas respon Pemkab Tuban dan Forkompimda Tuban dengan memasang kain untuk menutupi patung setinggi 30 meter tersebut sebagaimana diberitakan Malang Post Minggu 6 Agustus kemarin. ‘’Terkait rencana aksi penolakan patung dan aksi merobohkan patung pada hari Senin besok (hari ini, red), kami tegaskan bahwa GM FKPPI Jatim sama sekali tidak ikut terlibat. Kami yakin, masalah ini dapat segera diselesaikan dengan  baik tanpa menimbulkan gejolak,’’ seru tokoh pemuda asal Malang ini.
Lebih lanjut, Agoes Soerjanto meminta kepada seluruh anggota dan pengurus GM FKPPI se-Jatim untuk tegak lurus patuh  terhadap komando Ketua dalam menyikapi semua persoalan sosial politik.Termasuk dalam kontroversi pembangunan patung di Tuban ini. Serta selalu siap membantu tugas TNI dan Polri menjaga keutuhan NKRI.
Selain itu, Agoes Soerjanto menyatakan keluarga besar PD XIII  GM FKPPI Jatim saat ini terus berkoordinasi dengan Pembina di masing-masing wilayah untuk ikut fokus terlibat dan menyukseskan Agenda Doa Bersama bertepatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. Doa Bersama diprakarsai Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ini dikenal dengan singkatan Doa Bersama 171717.
‘’Kami siap menyukseskan  Doa Bersama 171717 untuk rakyat, bangsa dan negara sekaligus selalu menjaga Pancasila dan NKRI. Karena nasionalisme adalah bagian dari keimanan kita,’’ pungkasnya.  (nug)

Berita Terkait

Berita Lainnya :