Speedboat Tenggelam, Sembilan Tewas Puluhan Hilang

NUNUKAN - Sebuah perahu motor tenggelam di perairan Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (25/7). Perahu motor nahas itu melayani penyeberangan Tarakan - Tanjung Selor, Bulungan. Dilaporkan, perahu motor SB Rejeki Baru tenggelam sekitar pukul 10.00 WITA. Jumlah penumpang speedboat SB Rezeki Baru yang berangkat dari Pelabuhan Tengkayu Kota Tarakan menuju Tanjung Selor Kabupaten Bulungan adalah 48 orang.
Badan SAR Nasional Kaltim-Kaltara melaporkan, hingga saat ini 29 penumpang selamat dari speedboat yang tenggelam di perairan Kota Tarakan, Kalimantan Utara, telah ditemukan. Laporan Basarnas Pos Kota Tarakan hingga pukul 16.00 WITA, jumlah korban selamat yang berhasil ditemukan sebanyak 29 orang dan tujuh korban meninggal dunia. ‘’Total penumpang yang sudah ditemukan 36 orang,’’ kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto di Balikpapan, Selasa (25/7).
Peristiwa nahas yang dialami speedboat dengan motoris bernama Boket yang juga ditemukan selamat itu, terjadi sekitar pukul 10.00 WITA atau sekitar 10 menit saat meninggalkan Pelabuhan Tengkayu. Ke-29 penumpang selamat tersebut terdiri atas 20 laki-laki yakni Zulkifli Armansyah, Kiki Rizky Ramadahani, M Hanafih, Dika, Eko Wahyu, Irwan Rizal, Fery Armansyah, Suhadi, Saidin, Johan, Mustari, Rudi Hartono, Gulam, Wahyu Susanto. 
Kemudian, Felix (WNA asal Jerman), Saharuddin, Aga Purnama, Jhoni, Sainuddin dan Boket (motoris). Ditambah sembilan perempuan masing-masing bernama Ardenia, Olvin Paparang, Nurhayati, Marwah, Maya Trisnawati, Hj Suhaibah, Teresa (WNA asal Jerman), Marwati, Kristin. 
Seluruh penumpang yang ditemukan selamat itu langsung dievakuasi ke RSUD Kota Tarakan untuk perawatan medis. Sedangkan pencarian masih terus dilakukan terhadap penumpang yang belum ditemukan. 
Kepala Pos Dinas Perhubungan Pelabuhan Tengkayu Kota Tarakan, Juliansyah mengatakan, pencarian korban masih terus dilakukan. Saat ini baru ditemukan tujuh jenazah penumpang. Tujuh korban tersebut adalah Zulkifli, Nuraeni, Lutfi bin H Basir, Sinar, Marianto, Evi Damayanti dan seorang bayi perempuan. "Pencarian masih terus dilakukan sampai sekarang oleh tim SAR yang terdiri Basarnas, kepolisian, TNI dan masyarakat," ujar Juliansyah.
Badan SAR Nasional Kaltim-Kaltara melaporkan, speedboat tersebut oleng sebelum tenggelam. Kepala Seksi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara Octavianto mengatakan, lokasi tenggelamnya speedboat sekitar 1 km dari Pelabuhan Tengkayu, Kota Tarakan.
Tim SAR yang terdiri dari Basarnas, Kepolisian, TNI AL, syahbandar dan masyarakat langsung melakukan penyelamatan terhadap penumpang yang berada dalam speedboat. (ra/cnn/udi)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :