470 Atlet Persiapan Porprov Jatim Ikuti Uji Fisik


MALANG - Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur (Jatim) yang akan digelar Juli mendatang, sudah semakin dekat. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang ingin para atlet memboyong medali emas sebanyak-banyaknya diajang  Porprov yang diselenggarakan di Tuban, Gresik, Lamongan dan Bojonegoro.
Keinginan tak bisa terwujud tanpa usaha, KONI Kota Malang menyiapkan 470 atlet Porprov VI yang akan turun dengan melakukan uji fisik atlet untuk uji VO2max,  yakni uji volume maksimal O2 yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif. Kegiatan uji fVO2max dilakukan selama dua hari di Stadion Gajayana, Kota Malang, yakni pada Sabtu, Minggu hari ini. Sesi pertama diikuti 235 atlet, dan hari ini juga 235 atlet.
235 atlet beragam dari banyak cabang olahraga seperti atletik, senam, silat, catur, basket, renang, bulutangkis , judo, silat, dan anggar.
“Kami lakukan cek fisik untuk atlet Porprov yang sudah melaksanakan Puslatcab di masing-masing Cabornya. Kami cek sekarang seberapa jauh kondisi fisiknya,” kata Koordinator Pelaksana kegiatan uji VO2max, Sugiharto  kepada Malang Post.
Dijelaskannya, cek fisik yang dilakukan mengacu pada komponen dasar dalam kejuaraan, seperti kecepatan, daya tahan ambang anaerobik, daya tahan aerobik, kelicahahan, daya ledak otot tungkai, kekuatan lengan dan kekuatan perut.  
Kompenen fisik ini sangat perlu diperhatikan menurutnya. Karena jelas berpengaruh kepada prestasi yang akan disabet para atlet. KONI punya target untuk mempertahankan posisi runner up dengan tambahan raihan medali yang lebih banyak. Dia yakin, Kota Malang dapat mengumpulkan medali emas lebih dari 60.
Dalam cek fisik ini, para atlet diukur kemampuannya. Mereka akan diklasifikasikan untuk dimasukkn pada kategori kurang, sedang, baik, atau baik sekali.
“Hasilnya nanti diserahkan ke pelatih, agar pelatih tahu tindaklanjut dari kondisi atlet apa yang perlu ditingkatkan,” ujar laki-laki berusia 53 tahun ini.
Setelah memasuki bulan puasa, KONI akan mencoba untuk mengadakan pelatihan spesifik dari masing-masing cabang olahraga. KONI Kota Malang juga memperhatikan faktor secara psikologis. Mendekati Porprov, faktor psikologis akan lebih ditekankan optimisme para atlet agar memiliki semangat bertanding yang maksimal.
Atlet senam Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kota Malang, Harsen Johannes, mengatakan, optimis akan memenangkan perlombaan. “Saya sudah siap untuk menjadi  juara satu,” ucap laki-laki berusia 15 tahun ini.
Harsen sudah berlatih mandiri setiap hari. Selain itu, ia selalu berupaya menjaga kondisi fisik dengan memperhatikan makanan yang ia konsumsi. Setiap hari mengkonsumsi sayur dan menghindari makanan berminyak.  Ia berharap agar keolahragaan di Kota Malang semakin maju. “Semua cabor harus sukses dalam Porprov Jatim nanti,” tambah Harsen. (mg2/aim)