Antusias Ikuti Lomba Olahraga Tradisional


 
MALANG - Berbagai lomba unik diadakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72. Seperti dilakukan DPD KNPI Kabupaten Malang, yang menggelar lomba olahraga tradisional di Pantai Ngliyep, kemarin. 
Hal ini sekaligus sebagai upacaya menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga tradisional. Suasana siang hingga sore kemarin di Pantai Ngliyep, Desa Kedungsalam, Donomulyo, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan masyarakat memadati tempat itu, bukan hanya sekadar untuk berwisata. 
Melainkan sekaligus juga mengikuti berbagai macam lomba olahraga tradisional yang diadakan DPD KNPI Kabupaten Malang. Selain dari kalangan masyarakat, para peserta lomba itu juga berasal dari berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Malang. 
Sebut saja Kawula Muda Bersatu (KMB) Kabupaten Malang dan Baladhika Karya. Mereka tampak akrab serta antusias saat mengikuti bebragai lomba olaharaga tradisional seperti balap karung dan tarik tambang.
Suasana semakin meriah, ketika diselnggarakannya tarik tambang di pantai tersebut. Seluruh tim mengerahkan kekuatannya untuk dapat menjadi yang terbaik. Meski bersaing dalam lomba, seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. 
Mereka tampak gembira bisa mengikuti berbagai loba olahraga tradisional di tempat tersebut. Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Malang, Achmad Faiz Wildan mengatakan, lomba ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke 72 RI. 
Dia menjelaskan, para pemuda harus mengetahui dan bisa melakukan olahraga tradisional. Pasalnya, olahraga tradisional merupakan warisan leluhur. Sedangkan keberadananya saat ini, mulai tersisihkan oleh berbagai permainan modern. 
Sehingga, olahraga tradisional harus digalakkan kembali dan mempertahankan keberadaanya.
“Para pemuda yang harus mempertahankan keberadaan berbagai macam olahraga tradisional ini. Lantaran olahraga tradisional ini banyak manfaatnya,” kata dia. 
Berbagai manfaat dari olahraga tradisional ini sebutnya memupun kebersamaan dan meningkatkan rasa nasionalisme sekaligus memupuk semangat gotong royong. Selanjutnya dia berharap, melaui lomba olahraga tradisional ini semakin memupuk rasa cinta terhadap olahraga tersebut. (big/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :