Atlet Pelajar Sukses Raih Terbaik

 
MALANG - Atlet bridge Kota Malang kategori pelajar sukses menjadi nomor satu di Kejuaraan Bridge Wali Kota Cup 2018, kemarin. Kejuaraan yang digelar di SMA Negeri 3 Kota Malang pada (15/4) beberapa waktu lalu, Khelvin Syauqi dan M. Rizki Hanafiansyah sukses menjadi yang terbaik. Mereka mengumpulkan angka paling tinggi yakni 127,78  selisih 0,1 dengan pesaing terdekat mereka Aru dan Naufal.
Pasangan atlet bridge yang juga siswa SMP Negeri 1 Kota Malang ini berhasil menjadi yang terbaik usia menyingkirkan 21 pasangan atlet bridge lainnya. Sementara di kategori umum bridge Kota Malang harus puas hanya meraih peringkat tiga dan empat.
Peringkat tiga dan empat tersebut disumbangkan pasangan Hisyam Abdat dan Heruwijanto Cokro lalu Muhammad Alhamid dan Eddy Suwito. Pasangan Hisyam Abdat dan Heruwijanto Cokro mengumpulkan skor akhir 75,31. Sedangkan pasangan Muhammad Alhamid dan Eddy Suwito mengumpulkan skor akhir 73,84. Dua pasangan bridge Kota Malang tersebut kalah bersaing dengan pasangan Andre S dan Sentot juga Healtho dan Zulfikar.
Menanggapi hasil tersebut, Sekretaris  Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kota Malang, Ismail Sudarsono mengatakan akan terus meningkatkan program pembinaan atlet untuk mendongkrak prestasi atlet bridge Kota Malang.
“Tentu dengan hasil ini, pembinaan yang sudah berjalan akan terus berjalan dengan berkesinambungan dan atlet-atlet kita bisa meraih prestasi sebaik mungkin,” papar pria yang akrab disapa Mail tersebut.
Sementara itu, GABSI Kota Malang mengirim perwakilannya untuk mengikuti kejuaraan bridge di Bogor. GABSI Kota Malang mengirim empat atlet ke kejuaraan tersebut yakni M.Rizki Hanafiansyah dan Muhammad Bisma Veda lalu pasangan Akhmad S Yusuf dan Agung Aribowo.
Atlet Kota Malang dijadwalkan akan mulai bertanding pada kejuaraan tersebut pada tanggal 19-20 April 2018 sesuai dengan jadwal bertanding kategori pasangan. Lebih lanjut Mail mengatakan dirinya berharap para atlet bridge Kota Malang dapat meraih prestasi minimal masuk jajaran tiga besar.
“Karena itu turnamen kelas nasional paling tidak kita bisa meraih yang terbaik dengan berada di posisi yang ideal,” tandasnya. (mg2/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :