Dandim Sebut Arema Adalah Aset Malang


MALANG – Kodim 0833 Kota Malang dan Arema FC, menggelar rapat koordinasi panitia pelaksana NKRI Football Festival. Media Officer Arema, Sudarmaji, bertemu dengan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson di ruang tamu utama Kodim 0833 Kota Malang, Senin, (5/8).
Tommy menjelaskan, bahwa NKRI Football Festival, akan menjadi ajang pertandingan sepakbola untuk usia 11, 12, dan 13 tahun.
“Intinya ini bikin konsep pertandingan bola untuk anak-anak sekolah, untuk usia 11, 12, 13 tahun. Kenapa anak-anak, dan kenapa sepakbola. Karena, Malang ini asetnya Arema, dan generasi muda adalah aset bangsa,” ujar Tommy kepada Malang Post, Senin.
Untuk menyambut hari kemerdekaan, sekaligus HUT ke-32 Arema, Kodim 0833 Kota Malang, siap menyukseskan NKRI Football Festival. Pasalnya, Tommy menyebut turnamen sepakbola adalah cara yang bagus dalam menumbuhkan kesadaran generasi remaja tentang pentingnya cinta tanah air dan bela negara.
“Kami memperkenalkan itu lewat olahraga, dengan cara menjunjung tinggi sportivitas,” tambah Tommy.
Dia menambahkan, kompetisi akan memakai sistem grup di fase penyisihan, lalu masuk fase knock out hingga laga final. Venue pertandingan, adalah di lapangan Rampal, mulai 9 sampai 11 Agustus 2019.
Media Officer Arema, Sudarmaji kembali menegaskan, beberapa aturan dalam kompetisi ini. Menurutnya, untuk U-11, pertandingan akan berdurasi 20 menit, yang mempertandingkan 7 pemain melawan tujuh pemain. Jumlah pemain yang sama berlaku di U-12, namun dengan waktu 25 menit.
Sementara, untuk U-13, pertandingan 11 lawan 11 dengan waktu 30 menit. “Rencananya, pertandingan ini digelar dari pagi. Bagi yang berminat, silahkan mendaftar. Biayanya Rp 500 ribu per team,” tambahnya.
Sementara, untuk reward dari NKRI Football Festival ini adalah trofi dan sertifikat. Untuk hadiah, tim terbaik 1 dan 2, akan mendapatkan perlengkapan sepak bola.
“Tentu ada trofi atau sertifikat bagi tim terbaik, fairplay, pemain dan pelatih terbaik hingga top skor,” sebut pria asal Banyuwangi itu.
Dia pun berharap, penggiat sepak bola atau SSB bisa mengikuti kegiatan itu. Apalagi, dengan antusias tinggi dari anak-anak di bidang sepak bola dan di Malang terhitung banyak sekolah sepak bola.(fin/jon)