IBL Putaran Terakhir di Malang

 
JAKARTA - Indonesia Basketball League (IBL) 2017-2018 mulai digulirkan 8 Desember, bulan depan. Kota Malang kebagian seri VIII pada 23-25 Februari 2018 setelah Cirebon pada 2-4 Februari 2018. Rencananya 10 klub bola basket terbaik tanah air mengawali pertarungan sengit pada seri I di Semarang pada 8-10 Desember. Sesuai jadwal, dari Semarang lanjut pada seri II di Bandung 15-17 Desember 2017. Dari 8 kota digelarnya IBL, terdapat tiga di antaranya yang musim lalu tak disinggahi. Yakni Malang, Solo dan Cirebon.
Sebelumnya, Direktur Operator IBL, Hasan Gozali, mengatakan ada tiga pertimbangan penambahan tiga kota baru. Salah satunya agar penyebaran tuan rumah menjadi lebih merata.
"Jadi, tidak ada kota yang dua kali menjadi tuan rumah seperti seri-seri musim lalu. Jakarta mendapat jatah tiga kali tuan rumah dan Bandung (dua kali)," kata Hasan dilansir detikSport belum lama ini. 
IBL juga ingin menggaet fans baru. Selain itu, tiga kota tersebut dinilai memiliki sarana dan prasarana yang mumpuni serta fan base pecinta bola basket.
"Seperti Cirebon, GOR mereka bagus, animonya juga menarik. Kebetulan, tempat itu pernah digunakan Timnas basket putri untuk pelatnas SEA Games. Ya, kami mau menarik kota-kota kecil siapa tahu animonya memang bagus," jelas Hasan. 
IBL 2017 akan diikuti 10 tim. Yakni  Pelita Jaya EMP, Satria Muda Pertamina, W.88.news Aspac, bank BJB Garuda bandung, Pasific Caesar Surabaya dan  Hangtuah Sumsel. Selain itu  NSH Jakarta, Siliwangi Bandung, Satya Wacana Salatiga, dan Bima Perkasa Jogja. (dtc/van) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :