INKAI Sukses Sabet Juara Umum


MALANG - Perguruan karate Institut Karate Do Indonesia (INKAI) sukses menjadi juara umum Kejuaraan Karate Sirkuit Kota Malang yang bertema Piala Ketua Umum FORKI Kota Malang 14-15 April di Brawijaya Edu Park Kota Malang. INKAI berhasil meraih 18 medali emas, 3 medali perak, dan 14 perunggu.
Di kejuaraan ini ada lima perguruan karate yang berpartisipasi even tahunan ini. Mereka terwakili oleh kontingen-kontingen klub dan sekolah yang berafiliasi dengan perguruan karate.
Setelah Inkai menjadi juara umum, di peringkat kedua ada perguruan Kushin Ryu M Karate Do Indonesia  (KKI) dengan koleksi 13 medali emas, 13 medali perak dan 15 medali perunggu. Peringkat ketiga diraih Institut Karate Do Nasional (INKANAS) dengan koleksi 4 medali emas, 7 medali perak dan 10 medali perunggu. Disusul Lembaga Karate Do Indonesia (LEMKARI) dengan koleksi 3 medali emas, 10 medali perak dan 12 medali peunggu.
Sedangkan Funakoshi harus puas berada di posisi terakhir dengan koleksi 5 medali perak dan 9 medali perunggu.
Sementara jika ditotal secara klub atau kontingen ada 19 kontingen yang berpartisipasi pada kejuaraan tersebut yakni KKI Gajayana, INKAI Malang Prestasi, Dojo Cakrawala, INKANAS Widyagama, Dojo Akai, SDN Polehan 3, Angmor Malang, BSS, Dojo KKI SM, Dojo Tiger, Dojo Lavalette, Otharium Karate Club, SDN Mojolangu 3, SMKN 1 Kota Malang, SDK Marsudisiwi, Bentoel, SMKN 4 Kota Malang, Sriwedari, dan SMPN 20 Kota Malang.
Sekretaris FORKI Kota Malang, Udjang Suryana mengatakan sirkuit ini memang difokuskan untuk atlet yang masih berusia pelajar. Lebih lanjut dirinya mengatakan, ingin melihat potensi atlet usia dini yang nantinya jika ada yang dianggap berpotensi akan diseleksi untuk mengikuti Puslatcab.
“Kita sudah siapkan tim pemantau bakat dalam kejuaraan tersebut. Di kelas Kata dan Kumite jika atlet usia junior yang potensial akan coba kita amati bagaimana perkembangan mereka. Jika mereka bagus akan kita ambil sebagai bagian dari regenerasi atlet,” papar Udjang.
Sementara setiap karateka mewakili sekolah, dojo, dan ranting yang bisa berlaga di kejuaraan kemarin. Lebih lanjut Udjang menginginkan para atlet ditempa dengan baik di klub masing-masing. Karateka diminta diberikan jam bertanding yang cukup.
“Kita tidak hanya sekadar mengejar prestasi tapi kita juga memperhatikan betul bagaimana cara meraih prestasi. Salah satunya pembinaan dan regenerasi atlet harus kita persiapkan sebaik mungkin demi tetap berprestasi,” tutupnya. (mg2/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :