Livoli Ajang Seleksi Pemain Asian Games

 
JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) memanfaatkan Livoli Divisi Utama 2017 untuk seleksi pemain ke pelatnas Asian Games 2018. Test event dihelat Februari.
Livoli dihelat mulai 2-9 Desember di GOR Dimyati, Tangerang, Banten. Kejuaraan itu diikuti delapan tim putra dan delapan tim putri.
Tak hanya memperebutkan hadiah total Rp 193 juta, Livoli akan menjadi ajang untuk seleksi pemain pelatnas voli ke Asian Games yang dihelat mulai 18 Agustus sampai 2 September. PBVSI mencari 14 pemain terbaik di sektor putra dan putri.
"Livoli akan menjadi penjaringan pemain ke pelatnas. Sebab, kami sudah harus menyiapkan Timnas voli ini untuk tampil pada test event Asian Games di bulan Februari," kata Hanny Surkatty, anggota Badan Timnas PBVSI, di sela-sela konferensi pers Livoli, Rabu (22/11). 
Saat tampil di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Timnas voli masih diisi oleh 12 pemain dengan satu libero. Pada Asian Games 2018 nanti telah menggunakan regulasi baru dengan kuota 14 pemain dan dua libero.
"Komposisi Timnas bakal berubah karena memang ada tambahan kuota. Tapi, apakah sebagian besar diisi pemain di SEA Games 2017, kami belum bisa menentukannya," kata hanny.
"Kami akan menurunkan talent scouting di Livoli nanti. Mereka akan bertugas untuk mencari pemain potensial," sambungnya. 
Hanny juga belum dapat memastikan susunan pelatih Timnas. Dia menyadari PBVSI dan BTN harus segera membentuk Timnas karena barisan pelatih sudah harus merencanakan turnamen selama setahun ke depan dan disetorkan kepada FIVB. 
Delapan tim putra bakal bertarung di Livoli. Yakni TNI AU, Bhayangkara Samator, Mars Kota, Berlian, Indomaret, Yuso, Mabes TNI, dan Surya Muda. Mabes TNI dan Surya Muda Salatiga merupakan tim promosi dari Divisi I tahun lalu.
Pada bagian putri menyuguhkan TNI AU, Bank Jatim, Alko, TNI AL, Mabes TNI, Petrokimia Gresik, dan Popsivo Polwan, dan Vita Solo. (dtc/van) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :