Manajemen Minta Pertanggungjawaban

 
MALANG – Dua kali kekalahan beruntun yang dialami Persekam Metro FC, membuat jajaran manajemen berang. Setelah kalah 2-1 atas Persekap Pasuruan dalam laga away, berikutnya tim asuhan Siswantoro ini dibantai tamunya Persigo Semeru FC dengan skor telak 0-3 di Stadion kanjuruhan, Minggu (6/8) lalu.  
Berdasarkan hasil buruk tersebut, manajemen Persekam pun mengumpulkan pelatih, kapten tim serta pemain senior untuk evaluasi, kemarin sore. “Kami minta pertanggungjawaban, terutama kepada pelatih,” terang asisten manajer Persekam Metro FC, Priyo Sudibyo.
Pria yang akrab dengan panggilan Bogank ini, secara tegas meminta pertanggungjawaban lantaran merasa semua kebutuhan tim telah terpenuhi. Mulai dari gaji pemain yang tidak pernah telat, bonus, hingga permintaan tambahan pemain oleh pelatih pun, juga sudah dituruti. 
“Tetapi hasilnya mana?,” ungkap Bogank dengan nada tanya.  “Sebelumnya pelatih optimis hasil akan baik saat tambahan pemain terpenuhi. Namun setelah pemain yang diminta sudah kami datangkan, nyatanya malah semakin terpuruk,” lanjut pria yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Malang ini.
Ia mengatakan, kekalahan 2-1 atas Persekap Pasuruan sebelumnya, sudah dimaklumi oleh managemen. Namun kekalahan telak 0-3 dari Persigo Semeru FC itulah yang tidak bisa dilupakan. Pasalnya hasil memalukan tersebut, justru saat Persekam Metro FC bermain di kandang sendiri pada hari Minggu lalu.
“Urusan teknis pemain, kami tidak paham karena itu adalah domainnya pelatih. Kami tahunya hasil akhir, sebab rapat terakhir beberapa waktu lalu saat hasil seri berturut-turut, pelatih berjanji untuk bisa memperbaiki performa tim. Namun nyatanya, malah mengalami dua kali kekalahan,” bebernya.
Kini, dengan menyisakan tiga pertandingan lagi, harus benar-benar bisa dimaksimalkan tim Persekam. Tidak lagi berpikir untuk lolos  ke babak 16 besar, melainkan harus raih poin maksmal agar tim berjuluk Macan Kumbang ini tetap bertahan di Liga 2 Indonesia musim depan.
Persekam Metro FC berada di peringkat empat grup 7 Liga 2 Indonesia dengan 11 poin, dari sembilan pertandingan. Hermawan dkk dua kali raih kemenangan, lima kali hasil imbang serta dua kali mengalami kekalahan. 
Untuk peringkat pertama grup 7 adalah Madura FC dengan 18 poin, disusul Persigo Semeru FC dengan 17 poin dan peringkat ketiga Celebest Palu FC dengan 14 poin. Sedangkan tiga tim rawan terdegradasi ke Liga 3 adalah PS Badung 9 poin, Persekap Pasuruan 8 poin dan juru kunci PS Sumbawa Barat dengan 4 poin. (agp/bua)

Berita Lainnya :