Marc Marquez yang kesulitan saat tes di Qatar


JAKARTA - Marc Marquez menyebut bahuhnya sudah lebih baik usai operasi pada Desember lalu. Tapi dia khawatir dengan jarak ke para rider Yamaha dan Ducati di tes MotoGP Qatar.
Marquez ikut tampil dalam tes pramusim MotoGP hari pertama di sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (23/2) waktu setempat. Rider Repsol Honda ini harus puas berada di posisi 10 dengan catatan waktu terbaik satu menit 56,167 detik.
Juara bertahan MotoGP ini mengaku bahunya sudah membaik usai operasi pada Desember lalu. Meski masih merasakan sakit di sejumlah momen, tapi kekuatan bahunya sudah kembali.
"Saya senang dengan kondisi fisik saya, karena dibandingkan di Malaysia, kami sudah mengalami peningkatan besar. Tentu saja di sejumlah area, saya merasakan sakit, tapi sudah ada kekuatan. Sekarang tampaknya saya mulai bisa menunggangi motor dengan gaya normal," ungkapnya.
Berada di posisi 10, Marquez berjarak 1,116 detik dari Maverick Vinales yang jadi pembalap tercepat. Pembalap 26 tahun ini menyebut ada problem setelan, alih-alih kondisi bahunya, yang menghambatnya di tes kali ini.
"Di akhir sesi, daya cengkeramnya semakin baik dan baik. Sejujurnya kami punya masalah dengan setelan motor dan kami perlu bekerja di sana. Kami perlu memahami, karena para rider Ducati dan Yamaha jauh di depan kami," ujar Marquez dikutip Crash.
"Benar bahwa normalnya di sirkuit ini, kami kesulitan. Benar bahwa kami cuma punya dua hari lagi. Tapi kami perlu bekerja dengan cara berbeda agar lebih dekat dengan mereka."
"Di Malaysia, motornya begitu mudah ditunggangi. Sekarang kami sedikit lebih kesulitan. Semua penunggang Honda kesulitan. Kami kehilangan sesuatu dan sekarang waktunya untuk memahami setelan motor untuk melihat bagaimana kami bisa berkembang," tambahnya.(dtc/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :