Pebulutangkis Berbakat Bermunculan

 
MALANG - Cabang olahraga bulutangkis Kabupaten Malang di masa mendatang diyakini semakin lebih baik. Hal ini setelah pada hari pertama penyelenggaraan pertandingan Djarum Kejuaraan Bulutangkis 2017 di Gedung Olahraga (GOR) SMAN 1 Turen, banyak bermunculan bibit pebulutangkis berbakat.
Pada hari pertama, kemarin memang didahulukan pertandingan untuk Kelompok Umur (KU) Anak-Anak dan Usia Dini. Ketua Pelaksana Djarum Kejurkab Bulutangkis 2017, Imam Ismihadi mengatakan, jumlah KU Anak-Anak dan KU Usia Dini mengalami peningkatan dibandingkan dengan penyelenggaraan yang sama pada tahun 2016 lalu.“Bila mana pada tahun 2016 lalu di GOR Pakisaji terdapat 120 atlet usia dini dan anak-anak, pada kesempatan kali ini meningkat menjadi 150 atlet,” ujar Imam Ismihadi, kepada Malang Post.
Itu artinya, kata dia, pembinaan atlet bulutangkis usia dini di Kabupaten Malang berlangsung dengan baik dan tidak dilakukan secara instan.
“Banyak atlet anak-anak maupun usia dini mendaftar mengikuti ajang ini. Mereka juga didukung orangtuanya masing-masing,” katanya. 
Dia menjelaskan, tidak hanya jumlah peserta yang banyak, tapi juga banyak memunculkan atlet bulutangkis usia anak-anak maupun usia dini yang berbakat. Itu seperti terlihat pada pertandingan hari pertama.
Dia menyebut beberapa atlet usia dini berpotensial seperti Antoni dari PB Nine Singosari dan Arista dari PB Utama Putra Dampit. 
“Pesebaran atlet bukutangkis usia dini berbakat pada ajang kali ini merata. Jadi, tidak hanya beberapa PB yang menjadi langganan mencetak atlet berpotensial, seperti PB Nasional Kepanjen,” urainya.
Selanjutnya, dia mengapresiasi apa yang ditunjukan oleh tim maupun PB se Kabupaten Malang dalam melakukan pelatihan sekaligus menjaring atlet usia dini. Bagaimanapun itu, masih kata Imam Ismihadi, pembinaan usia dini memang mutlak dilakukan dalam mencetak atlet-atlet bulutangkis yang berbakat.
“Tidak ada yang isntan dalam mencetak atlet bulutangkis berbakat. Melainkan harus dilakukan pembinaan serta menambah jam terbang, salah satunya dengan mengikuti ajang ini,” teranngya. 
Sedangkan disinggung siapa saja nama-nama atlet yang diperkirakan dapat meraih medali maupun juara pada ajang itu, dia belum bisa memastikannya.
“Ini baru penyelenggaraan hari pertama. Mungkin ada kejutan pada penyelenggaraan pada hari kedua nanti,” terangnya. 
Sedangkan beberapa atlet usia dini yang sudah lolos babak selanjutnya, Ligar Abdi Yanuar dari PB Sinar Prataman, M Zaki dari PB Nasional dan Ahmad Ramadhani dari PB Pendowo, Kepanjen. (big/jon)