Suguhi Sport Tourismn KONI Kabupaten Pasuruan

 
MALANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang sambut peserta studi banding dari KONI Kabupaten Pasuruan kemarin. Dalam studi banding di Kantor KONI Kabupaten Malang, mereka membahas masalah manajemen program kerja.
Tidak hanya itu, sistem administrasi dan keuangan, pembinaan dan pengembangan atlit tidak luput diperbincangkan. Selain itu KONI Kabupaten Malang juga mengantarkan 16 peserta KONI Kabupaten Pasuruan menikmati sport tourism di area Stadion Kanjuruhan.
Ketua KONI Kabupaten Malang, Asyari mengatakan suatu kebanggan tersendiri kedatangan tamu kehormatan dalam agenda studi banding. Karena hal tersebut menjelaskan bagaiamana sistem kerja KONI Kabupaten Malang berjalan dengan baik. 
“Kita setidaknya dianggap memiliki sistem yang lebih baik dari kunjungan mereka. Selain itu ada bebrerapa hal positif dimiliki Kabupaten Malang, sehingga KONI Kabupaten Pasuruan datang untuk studi banding,” ujarnya kepada Malang Post.
Selain itu, lanjut Asyari, ada pertimbangan lain yang membuat Kabupaten Malang menjadi tujuan untuk studi banding. Dimana pada  Porprov ke II hingga hari ini Kabupaten Malang berturut-turut bertahan dalam peringkat 10 besar.
Dalam pembahasannya kemarin, ada beberapa point-point penting yang dibicarakan oleh kedua KONI. Antanranya program kerja, pembinaan atlet, bagaimana dukungan pemerintah, anggarannya dan pengelolaannya menjadi wacana utama.
Ketua KONI Kabupaten Pasuruan, M. Mulyadi  menjelaskan dari hasil studi banding yang dijalani, ia banyak belajar dari cara kerja yang dilakukan oleh pihak KONI Kabupaten Malang. Sehingga KONI Kabupaten Malang melalui sistem yang diterapkannya telah banyak menghasilkan prestasi. 
“Apa yang kami bahas dalam studi banding tadi bertujuan untuk melancarkan dan mensukseskan pembinaan atlit pada semua cabor. Yang diharap bisa menjadi contoh bagi kami," katanya. 
Dari agenda yang dilakukan KONI Kabupaten Pasuruan, ia berharap dalam pembinaan olahraga, katanya harus dipersiapkan pula berbagai program yang dapat memback-up pembinaan pada beberapa cabang olahraga. (eri/mar)

Berita Lainnya :