Taekwondo Target Empat Emas


MALANG - Pengurus Persatuan Taekwondo Kota Malang mulai berhitung target dan proyeksi taekwondoin di Porprov Jatim 2019.  Rencana target yang disiapkan yakni empat emas, tiga perak dan tiga perunggu. Sedangkan proyeksi  jumlah taekwondoin sebanyak 18 orang.
Ketua Persatuan Taekwondo Kota Malang, Bambang Kalijogo mengatakan, penambahan taekwondoin di porprov tahun depan merupakan bagian dari strategi untuk meraih target medali. Selain itu memberi menambah jam terbang tanding. “Karena kita ingin memberi kesempatan kepada semua atlet terbaik yang kita miliki,” jelas Bambang.
Proyeksi perolehan medali pun sudah disiapkan. Di antaranya bersumber dari sejumlah kelas potensial. Contohnya  Kelas Kyourugi Putra-Putri dan Pomse Putra-Putri.  Untuk Kelas Kyourogi Putra diusulkan delapan taekwondoin, Kyourugi Putri delapan taekwondoin,
Pomse Putra  sebanyak satu orang dan Pomse Putri satu taekwondoin. “Saya rasa jumlahnya sudah ideal dengan kebutuhan kita,” imbuh Bambang.
Namun demikian  menurut dia, kepastian jumlah atlet yang diturunkan menunggu kuota yang ditetapkan panitia Porprov 2019. Pihaknya juga masih melihat kondisi dan kesiapan taekwondoin.
Lebih lanjut dia menambahkan, jika ada beberapa kelas yang mensyaratkan berat badan atlet paling tinggi sementara Kota Malang tidak memilikinya, maka Bambang tak memaksakan diri.
Waktu yang ada saat ini akan dimanfaatkan dengan baik oleh pihaknya untuk mencari atlet dan melakukan pembinaan. “Bulan ini atau paling lambat bulan April sudah ada seleksi,” katanya.
Untuk diketahui, pada Porprov Jatim 2015 lalu, Kota Malang menurunkan 12  taekwondoin. Saat itu berhasil meraih dua emas, dua perak dan tiga perunggu.
Sementara itu, untuk Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) Taekwondo Kota Malang belum terbentuk. Ini karena masih menunggu proses seleksi atlet. “Masih kita tunggu jumlah atletnya nanti,” papar Bambang.
Untuk pelatih, ia mengatakan, taekwondoin bakal diilatih oleh pelatih asal Kota Malang. Sebab Pelatih taekwondo Kota Malang tidak kalah dengan daerah lain. Dengan menunjuk pelatih asal Kota Malang ia berharap akan ada semangat dan kebanggaan sebagai warga kota pendidikan ini. Ada daerah yang patut diwaspadai oleh Kota Malang di antaranya Lumajang. Karena menurut dia, taekwondoin Lumajang memiliki potensi yang cukup baik dan menjadi lawan tangguh Kota Malang.  “Di porprov lalu, mereka (Lumajang) juara satu,  sementara kita yang kedua,” pungkasnya. (mg2/van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :