Tiga Atlet Masuk Daftar Unggulan


MALANG – Tiga atlet usia dini masuk daftar unggulan dalam ajang Djarum Kejuaraan Bulutangkis 2017 yang digeber mulai hari ini di Gedung Olahraga (GOR) SMAN 1 Turen. Mereka adalah dua atlet dari PB Pendowo Kepanjen, Dea Ananda Fauzi dan Ilyas. 
Sedangkan satu atlet lainnya dari PB Nasional, Kepanjen, bernama Sulton Nagaria. Panitia Pelaksana Djarum Kejurkab Bulutangkis 2017, Purba Wisata mengatakan, tiga atlet ini memang memiliki kualitas di atas rata-rata. 
“Ketiganya memang diproyeksikan mengikuti Kejurprov. Lantaran mereka selama ini sudah menunjukan kualitas dengan meraih juara dalam berbagai ajang kejuaraan bulutangkis,” ujarnya kepada Malang Post.
Dia menjelaskan, predikat mereka sebagai atlet unggulan dipertaruhkan melalui ajang bergengsi ini.
“Mereka harus tampil allout pada setiap pertandingan. Lantaran persaingan juga diprediksi sangat ketat. Bukan suatu hal yang mustahil, bila nantinya ada atlet-atlet bulutangkis kuda hitam yang sebelumnya memang tidak diunggulkan,” katanya.
Menurutnya, ajang Djarum Kejurkab Bulutangkis 2017 akan dimulai pagi ini. Nantinya, ajang ini dibuka pada pukul 09.00 oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Malang, Asyari SE, SH. Selain itu, direncanakan hadir pula pada pembukaan tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Khoirul Fathoni.
“Untuk persiapan venue sudah rampung dilakukan. Kami sudah siap menggeber kejuaraan ini,” kata pria ramah tersebut. Masih kata Purba Wisata, untuk venue pertandingan lebih representative. Lantaran terdiri dari tiga lapangan dan GOR SMAN 1 Turen sangat luas. 
Sehingga, bisa meampung banyak pentonon. Selain itu, kata dia, di GOR tersebut juga terdapat tribun penonton, sehingga memudahkan pennton maupun supporter saat memberikan dukungannya.
“Venue pertandingan sangat nyaman bagi atlet maupun penonton. Sehingga, kami prediksi animo penonton yang ingin menyaksikan ini semakin membludak,” tuturnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, ajang yang didukung penuh Djarum Foundation ini memang bertujuan untuk mencari atlet usia dini yang potensial untuk dipersiakan dalam ajang Porprov.
“Selain itu, ada partai tambahan untuk kelas Veteran. Namun, fokus utama tetap untuk mencari atlet usia dini yang berpotesial dan kami beri pembinaan,” tutupnya. (big/mar)