Usai Malang, Lanjut Semarang


SEMARANG - Sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah, Semarang menjadi kota pilihan berikutnya dalam penyelenggaraan Daihatsu ASTEC Open 2017. Turnamen bulutangkis yang diselenggarakan oleh Daihatsu dengan Alan & Susi Technology (ASTEC) ini hadir dan menyapa masyarakat di Kota Semarang untuk menjaring dan membina bibit-bibit berbakat bulutangkis di sana.
Pada kejuaraan tahun ini, seluruh pertandingan di berbagai kota, termasuk Semarang, akan mendapatkan poin dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), sehingga kemungkinan setiap pemain untuk dapat tampil dan berlaga di kejuaraan nasional semakin besar.
Turnamen Daihatsu ASTEC Open kali ini diselenggarakan di GOR Universitas Semarang (USM), pada 16 – 19 Agustus  2017, dan merupakan turnamen keenam setelah sebelumnya digelar di Kota Pekanbaru, Bandar Lampung, Balikpapan, Makassar, dan Malang. Dari kelima turnamen yang diselenggarakan sebelumnya, kejuaraan ini telah diikuti oleh 3.710 peserta. Di Semarang sendiri, turnamen ini ditargetkan akan diikuti oleh 600 peserta.
Selain pertandingan, pasangan legendaris peraih medali perdana Emas Olimpiade di Barcelona 1992, Alan Budikusuma dan Susy Susanti, juga hadir dalam turnamen ini sebagai pembicara serta memberikan Coaching Clinic yang sangat bermanfaat kepada para peserta.
“Sebelum memasuki babak final di Jakarta, bulan ini kami menggelar turnamen di Provinsi Jawa Tengah, yang diwakilkan oleh Kota Semarang, untuk menjaring dan membina bibit-bibit unggul pemain bulutangkis. Kami berharap, di bawah binaan Daihatsu dan ASTEC, pemain berbakat tersebut kelak menjadi pemain andalan Indonesia yang dapat mengharumkan nama bangsa,” ujar Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (*/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :