Bawaslu Tertibkan APK Pemilu


MALANG - Bawaslu Kabupaten Malang kembali menertibkan seluruh alat peraga kampanye (APK) yang melanggar aturan, Rabu (9/1). Divisi Koordinator Penindakan Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva mengatakan, penertiban APK dilakukan serentak di seluruh kecamatan. Terutama baliho dan spanduk calon yang terpasang di tempat terlarang.
"Semua APK yang dipasang di tempat terlarang kami tertibkan. Penertiban APK hari ini (kemarin, red) kami lakukan serentak di seluruh kecamatan," kata George da Silva, kepada Malang Post, kemarin.
Dikatakan, bersih-bersih APK ini, berdasarkan Peraturan KPU (P-KPU) nomor 33 tahun 2018, perubahan kedua atas P-KPU nomor 23 tahun 2018, tentang kampanye pemilihan umum. Dalam aturan tersebut, APK yang melanggar aturan harus ditertibkan.
Penertiban dilakukan mulai pagi sampai malam. Setiap wilayah bersih-bersih APK tidak sama, sesuai dengan situasi di setiap kecamatan. Sebelum penertiban kemarin, beberapa waktu lalu Bawaslu juga membersihkan APK."Sebelumnya pada tanggal 26 Desember 2018. Kami mengamankan ribuan APK para Calon Legislative (Caleg) yang melanggar aturan. Penertiban  APK ini akan kami lakukan setiap dua minggu sekali sampai 13 April mendatang," jelasnya.
Ada beberapa titik yang menjadi larangan adanya pemasangan APK. Yakni tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung atau fasilitas pemerintah, lembaga pendidikan gedung dan halaman, jalan protokol,  jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, taman dan pohon, serta tiang listrik dan tiang telepon.
Lebih lanjut, George, mengatakan bahwa sebelum penertiban dilakukan bersama dengan petugas Trantib kecamatan, Bawaslu sudah berkirim surat ke partai politik peserta Pemilu. Dalam kurun waktu 1 x 24 jam tidak ada tindak lanjut, baru kemudian ditertibkan.
"Kebanyakan adalah spanduk dan baliho yang kami tertibkan. Namun sebelum kami tertibkan, juga ada yang diturunkan sendiri atau dipindah ke tempat lain yang tidak melanggar aturan," paparnya. (agp/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :