Coblosan 27 Juni 2018, Target Partisipasi Pemilih 70 Persen

MALANG - KPU Kota Malang memasang target partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Malang tahun 2018 mendatang naik menjadi 70 persen. Kendati coblosan baru dilakukan pada 27 Juni tahun depan, namun KPU bakal mulai sosialisasi sejak sekarang.
Karena itu, setelah tahapan Pilkada diluncurkan 8 September nanti, lembaga penyelenggara pemilu itu langsung gencar melakukan sosialisasi. “Kami akan segera launching tahapan Pilkada, maskot Pilkada serta jingle Pilkada Kota Malang tahun 2018 pada 8 September nanti,” jelas Ketua KPU Kota Malang Zainuddin ST MAP kepada Malang Post, Selasa (22/8).

Saat ini KPU Kota Malang sedang melakukan proses pemilihan 3 besar sayembara desain maskot dan jinggle Pilkada. Setelah itu dilanjuutkan dengan proses pleno juri untuk pengumuman pemenang sayembara. Zainuddin menerangkan, 8 September nanti semua pemenang sayembara diumumkan bersamaan dengan pengumuman tahapan-tahapan Pilkada Kota Malang.
Hal ini dilakukan pihaknya untuk lebih menggugah partisipasi masyarakat Kota Malang untuk menyukseskan pesta demokrasi di kota pendidikan ini. Pasalnya, KPU memasang target 70 persen dari total pemilih  menggunakan suaranya.Berkaca pada Pilkada Kota Malang tahun 2013 lalu, tercatat partisipasi pemilih 65 persen.
“Ini juga menjadi cara sosialisasi kita meningkatkan partisipasi masyarakat di Pilkada nanti. Sekaligus mengedukasi warga secara keseluruhan,” tutur Zainudin.

Setelah tahapan Pilkada diluncurkan, KPU langsung memulai sejumlah tahapan. Berdasarkan PKPU 1 tahun 2017, tahapan yang harus dimulai yakni membentuk  PPK, PPS dan KPPS. Rencananya, pembentukan PPK dan PPS dilakukan pada 12 Oktober. Sedangkan pembentukan KPPS pada 3 April 2018. Sedangkan sosialisasi sudah dimulai sejak Juni lalu hingga tahun depan.
Dilanjutkan pada November memasuki tahapan pengolahan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4). Masa kampanye akan dimulai 15 Februari 2018 hingga 23 Juni 2018.
Sementara itu Zainudin juga menginformasikan bahwa Kota Malang sudah memiliki Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu). Rencananya pelantikan tiga komisioner Panwaslu dilakukan pada 28 Agustus 2017 pekan depan.
Dalam pengumuman resmi Bawaslu Provinsi Jawa Timur, terdapat tiga orang yang  lolos proses seleksi dan segera dilantik. Masing-masing, Alim Mustofa, Erna Al Maghfiroh dan Iwan Sunaryo. (ica/van)

Berita Lainnya :