Ingin Jaya, Launching Bacaleg


MALANG - PKB Kabupaten Malang, mulai menatap Pileg 2019. Kemarin, mereka melaunching pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), di gedung PCNU Jalan Sumedang Kepanjen.  Targetnya, merebut kembali kejayaan seperti tahun 1999 lalu.
Yakni meraih 13 kursi di DPRD Kabupaten Malang.  “Animo kader NU sangat banyak. Dan semua Bacaleg yang mendaftar adalah kader NU," ungkap Abdulloh Satar SE, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Kabupaten Malang.
Menurutnya, banyak kader NU yang maju mendaftar sebagai bacaleg karena PKB adalah salah satu partai politik yang lahir dari NU. Dengan launching ini, diharapkan bisa menjadi awal kebangkitan untuk merebut kembali kekuasaan di Kabupaten Malang.
“Sekaligus langkah awal untuk mensukseskan dan memenangkan Pilgub 2018, Pileg 2019 dan Pilbup 2020. Dengan harapan PKB yang lahir dari NU, oleh NU dan untuk NU, serta masyarakat secara luas,” ungkapnya.
Dari launching pendaftaran bacaleg kemarin, ada 50 kader yang sudah mendaftar untuk maju di tingkat DPRD Kabupaten Malang, lima kader maju DPRD Provinsi Jatim dan empat kader maju DPR RI. Mereka nanti akan diverifikasi administrasinya secara keseluruhan.
Termasuk mengikuti fit and proper test.  “Jika ada yang tidak lolos verifikasi, maka akan diganti dengan kader lainnya. Target PKB akan mendaftarkan maksimal 50 bacaleg ke KPU untuk maju di DPRD Kabupaten Malang,” ujarnya.
Sedangkan untuk bacaleg tingkat DPRD Provinsi Jatim dan DPR RI, akan dikomunikasikan dengan DPC PKB Kota Malang dan Kota Batu. Tetapi masing-masing tetap akan mengusungkan dan mendaftarkan delapan bacaleg ke KPU.
PKB, kata dia, yakin pencapaian target 13 kursi bisa diraih  karena PKB telah mengembalikan suara pemilih yang hilang pada Pileg lalu. Apalagi juga banyak bacaleg dari partai lain yang kini bergabung dengan PKB.
"Selain itu perhitungan suara untuk Pileg 2019 berbeda dengan sebelumnya. Jika perhitungan tahun lalu sama dengan Pileg mendatang, maka seharusnya PKB mendapat 10 kursi. Karena ada dua kursi yang hilang di Dapil 1 dan 5,” terangnya.
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H. Ali Ahmad menambahkan bahwa Pileg 2019 PKB harus bisa meraih 13 kursi. “Target kami adalah bisa menjadi Ketua DPRD Kabupaten Malang. Sehingga target 13 kursi harus bisa didapatkan,” ucap dia.
Gus Ali, sapaan akrabnya, bahwa PKB yakin lantaran sudah bersinergi dengan NU Kabupaten Malang, yang siap mendukung. “Strategi kemenangan kami diawali dengan relawan Gus Ipul yang kini maju sebagai Cagub Jatim,” tegas pria ini.
“Relawan ini yang akan kami pertahankan terus sampai nanti Pilbup 2020. Kami juga akan memperluas kantong-kantong suara PKB,” papar Gus Ali.  Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Malang, KH Hamim Kholili juga mengaku PKB memberanikan diri melaunching pendaftaran Bacaleg 2019.
Menurutnya, ini adalah kesempatan yang bagus untuk meraih kejayaan kembali PKB, dengan bersinergitas dengan PCNU. Karena akan salah jika PKB sampai meninggalkan NU," jelasnya.  Hal senada diungkapkan Ketua PCNU Kabupaten Malang, Dr. Umar Usman.
PKB sangat ingin merangkul semua pihak. Beberapa kali PCNU diajak berdiskusi dan dimintai masukan. Sehingga diharapkan semangat PKB ini, bisa menghasilkan kekompakan keluarga besar NU.
“Karena 100 persen anggota PKB adalah warga NU. Jadi ketika PKB jaya, maka NU pasti jaya. Tujuan mulia PKB untuk meningkatkan kursi dan merebut kembali kejayaan PKB seperti era tahun 1999, akan didukung penuh oleh NU,” tegas Umar Usman. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :