KPU Cari Relawan Pemilih Warganet


MALANG - Warga Kota Malang memiliki kesempatan lebih besar terlibat dalam menyukseskan pesta demokrasi tahun ini. Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka kesempatan warga untuk menjadi relawan demokrasi dalam Pemilu 2019.
Ketua KPU Kota Malang Zaenudin ST MAP menjelaskan, jumlah relawan demokrasi yang dibutuhkan sebanyak 55 orang mewakili keseluruhan basis pemilih. Ada ketentuan yang harus diperhatikan.
“Ketentuannya setiap basis pemilih terdiri dari minimal 5 orang relawan,” kata Zaenudin kepada Malang Post.
Selain itu berangkat dari ketentuan itu, relawan demokrasi juga meliputi 11 basis pemilih yakni basis keluarga, basis pemilih pemula, basis pemilih muda, basis pemilih perempuan, basis penyandang disabilitas, basis pemilih berkebutuhan khusus, basis kaum marjinal, basis komunitas, basis keagamaan, basis warga internet dan basis relawan demokrasi itu sendiri.
Hanya saja, tambah Zaenudin, relawan demokrasi adalah subjek yang akan melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Maka, hanya ada 10 basis pemilih yang menjadi sasaran sosialisasi dan pendidikan pemilih nantinya.
“Syarat untuk jadi relawan ini diantaranya WNI, Usia minimal 17 tahun, pendidikan minimal SMA, domisili Malang, non partisan paling tidak 5 tahun terakhir tidak gabung ke parpol apapun, dan tergabung dalam daftar pemilih,” jelasnya.
Untuk relawan demokrasi basis pemilih warga internet harus mampu mengoperasikan atau membuat konten/desain/slogan/meme dan memiliki minimal 3 akun medsos dengan follower minimal 2000 orang. Bagi relawan basis komunitas syaratnya berkedudukan sebagai ketua/anggota komunitas tertentu.
Untuk syarat relawan basis disabilitas harus berkedudukan sebagai ketua/anggota lembaga penyandang disabilitas. Yang relawan basis keagamaan berkedudukan sebagai penyuluh keagamaan non PNS.
“Syarat lain fotocopy KTP, Ijazah SLTA atau sederajat, pas foto 4x6, surat pernyataan tidak menjadi anggota parpol, surat pernyataan kesediaan menjadi relawan, surat keterangan terdaftar sebagai pemilih dari PPS dan lainnya” tegas alumnus ITN Malang ini. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :