KPU Siap Terjunkan 55 Relawan Demokrasi


MALANG - Antusiasme warga Kota Malang dalam menyukseskan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun ini perlu diapresiasi. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya jumlah pelamar relawan Pemilu.
Kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mengadakan tes wawancara bagi calon relawan Pemilu yang telah lolos seleksi administrasi sebelumnya. Jumlahnya 104 orang. Dari jumlah ini telah terpilih 55 orang relawan yang lolos seleksi.
55 relawan yang sudah terpilih ini mewakili berbagai kelompok pemilih dalam Pemilu tahun ini. Sebanyak 5 orang pemilih komunitas, 6 orang dari kelompok pemilih pemula, 6 orang dari kelompok keagamaan. Kemudian masing-masing 5 orang dari kelompok lainnya, seperti kelompok marjinal, muda, disabilitas, keluarga dan kelompok berkebutuhan khusus. Sedangkan 6 orang lagi berasal dari kelompok pemilih perempuan dan basis warga internet. “Yang ikut tes wawancara ada 104 orang, tapi yang dipilih hanya 55 orang” tegasnya Komisoner KPU Kota Malang, Ashari Husen, kemarin.
Komisioner yang membidangi Divisi SDM dan Parmas ini menjelaskan, jika relawan Pemilu itu mewakili banyak golongan atau kelompok masyarakat di Kota Malang. Hal ini dilakukan agar semua kelompok dapat terwakili dan terawasi hak dan kewajibannya sebagai pemilih untuk menyukseskan Pemilu 2019.
Relawan Demokrasi ini nantinya akan bergerak menjadi semacam agen yang akan melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Pemilih dengan latar dan background tertentu, sepeti disabilitas, muda, pemula hingga basis keagamaan.
Merekalah yang akan diterjunkan member informasi dan edukasi pada tiap kelompok sesuai background relawan itu sendiri. “Senin depan mereka akan dikumpulkan lagi untuk mendapatkan atribut. Dan akan ada pembekalan bagi mereka beberapa hari kedepan sebelum bertugas” pungkasnya. (ica/udi)

Berita Terkait