KPU Temukan 1000 Surat Suara Rusak


MALANG - Pemilihan Umum (Pemilu) kurang 36 hari lagi. Saat ini, persiapan logistik surat suara sudah mencapai 40 persen. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang tengah melakukan tahap pelipatan dan penyortiran surat suara yang sudah diterima.
Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin mengungkapkan, saat ini yang sudah berhasil terkumpul adalah surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Malang untuk dua dapil. "Sedangkan untuk surat suara Pilpres, DPD dan tiga dapil di DPRD Kota Malang sampai saat ini belum datang," terang dia.
Sembari menunggu kelengkapan surat suara, saat ini pihaknya melakukan pensortiran kembali surat suara untuk masing-masing TPS. "Proses pelipatan dan penyortiran tahap pertama sudah selesai. Sekarang sudah memasuki tahap 2," papar pria berkacamata itu.
Dalam penyortiran tersebut, sudah ditemukan sekitar 1.000 surat suara yang rusak. "Kerusakaannya ada di tiga surat suara itu. Namun kecil," kata dia.
Kerusakan tersebut, lanjut dia, ada yang sobek, memiliki noda yang mencolok serta flek pada gambar calon ataupun angka. "Kami juga masih terus melakukan penyortiran. Kalau ditemukan lagi yang rusak, maka akan kami laporkan ke KPU RI," tegas dia.
Meski begitu, pihaknya memastikan, jumlah surat suara yang ada masih mencukupi. Sebab, ada tambahan sebesar 2 persen untuk masing-masing TPS. "Masih mencukupi, karena ada tambahan. Kerusakan surat suara di masing-masing TPS ada sekitar 150 surat suara," papar dia
Zaenudin menambahkan, pelipatan suara akan terus dilakukan hingga 14 hari sebelum Pemilu 2019. "Jika nanti terjadi kekurangan surat suara, maka akan dibuatkan berita acara untuk dimintakan kembali kekurangan tersebut," tandas dia.(tea/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :